Breaking News:

Liga Inggris

LIGA INGGRIS: Muncul Kandidat Pelatih Lebih Baik, Ini Alasan MU Cenderung Pertahankan Solskjaer

berdasarkan jadwal MU di bulan November - Desember yang dipandang relatif lebih mudah. Lawan tangguh satu-satunya adalah Chelsea.

Penulis: Yoseph Hary W | Editor: Yoseph Hary W
Marco BERTORELLO / AFP
Pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer (2R) tersenyum di sebelah para pemainnya di akhir pertandingan sepak bola Champions Liga UEFA antara Atalanta dan Manchester United di Stadion Azzurri d'Italia, di Bergamo, pada 2 November 2021. 

TRIBUNJOGJA.COM - Manchester United tampak lebih mungkin untuk sementara ini mempertahankan Ole Gunnar Solskjaer ketimbang memecatnya dalam waktu dekat. 

Prediksi tersebut dilaporkan manchestereveningnews meski laman ini juga menyebut sosok Brendan Rodgers sebagai kandidat kuat pelatih baru bila MU memecat Solskjaer. 

Bursa pelatih MU - antara kemungkinan pemecatan Solskjaer dan siapa sosok pengganti yang tepat - belakangan ini memang semakin ramai.

Prediksi belakangan ini muncul berdasarkan jadwal MU di bulan November - Desember yang dipandang relatif lebih mudah. Lawan tangguh satu-satunya adalah Chelsea.

Ole Gunnar Solskjaer, Pelatih Manchester United
Ole Gunnar Solskjaer, Pelatih Manchester United (Anthony Devlin / AFP)

Meski demikian, sosok kandidat pengganti Solskjaer kian ramai dibicarakan. Kandidat terkuat versi laporan dari sumber yang sama adalah Brendan Rodgers

Eks pelatih Liverpool ini dipandang memiliki kelebihan yang tak dimiliki Solskjaer. Oleh sebab itu, Brendan Rodgers dinilai layak menjadi pengganti pelatih asal Norwegia tersebut.

Pengalamannya mulai melatih Liverpool, kemudian Reading, Swansea City, Watford, dan Celtic cukup menjadikan Rodgers sebagai pelatih yang jauh lebih baik saat ini.

Rodgers juga menyatakan terang-terangan dirinya selalu berkembang dan jauh lebih baik dibanding ketika ia meninggalkan Liverpool pada Oktober 2015.

“Datang ke Skotlandia berarti saya adalah manajer yang lebih baik sekarang daripada ketika saya meninggalkan Liverpool,” aku Rodgers, berbicara kembali pada tahun 2017.

“Ada dua alasan untuk itu. Yang pertama adalah para pemain saya telah membuat saya lebih baik dan yang kedua adalah kualitas pelatih lain, yang semuanya memberikan masalah yang berbeda bagi saya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved