Sinetron Ikatan Cinta

Direncanakan dan Menyeramkan, Inilah Aksi Teror & Balas Dendam Irvan di Sinetron Ikatan Cinta

Direncanakan dan Menyeramkan, Inilah Aksi Teror & Balas Dendam Irvan di Sinetron Ikatan Cinta

Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Yudha Kristiawan
Tangkapan layar YouTube RCTI Layar Drama Indonesia
Irvan saat berpura pura menyelamatkan Mama Rosa 

TRIBUNJOGJA.COM - Direncanakan dengan matang dan sangat menyeramkan, aksi balas dendam Irvan kepada semua orang yang ia anggap harus bertanggungjawab atas kejadian pilu yang menimpa Jessica, Andin dan Reyna.

Teror kepada Elsa dilakukan Irvan dengan sangat masif. Isu yang dilemparkan Irvan ke para keluarga penghuni rumah rehabilitasi jiwa di mana Elsa dan Jessica dirawat sudah mulai berdampak signifikan.

Irvan menyebar isu bahwa di rumah rehabilitasi jiwa tersebut ada seorang napi pembunuhan yang sangat membahayakan penghuni lainnya.

Beberapa keluarga yang memiliki kerabat dirawat di dalamnya mulai berdatangan untuk menanyakan pada pengelola rumah rehabilitasi jiwa.

Pengelola pun kelabakan menjawab pertanyaan para keluarga pasien. 

Tujuan Irvan satu, jika isu ini sukses, Elsa bakal dipindahkan lagi ke penjara karena banyak yang keberatan ia dirawat di rumah rehabilitasi tersebut.

Baca juga: Bisa Untuk Referensi, Ini Pengalaman Akting Nadya, Pemeran Cathrine di Sinetron Ikatan Cinta

Al curiga pada pengawal Irvan
Al curiga pada pengawal Irvan (Tangkapan layar YouTube RCTI Layar Drama Indonesia)

Selanjutnya teror ke Mama Rosa yang tega menyuruh Denis merudapaksa Jessica.

Upaya Irvan membuat Mama Rosa trauma dan berujung depresi mendekati sukses.

Rasanya itu bagi Irvan sangat sepadan dengan apa yang dialami putri semata wayangnya, Jessica.

Dendam kesumat Irvan kepada Mama Rosa terus menimbulkan prahara di keluarga Alfahri.

Dosa masa lalu Mama Rosa menjadi penyebabnya. Semua ini berawal ketika Denis buka suara kepada Irvan soal siapa yang menyuruhnya merudapaksa Jessica.

Irvan murka dan terus mengusik kehidupan Mama Rosa.

Irvan pura pura menolong Mama Rosa
Irvan pura pura menolong Mama Rosa (Tangkapan layar YouTube RCTI Layar Drama Indonesia)

Balas Dendam ke Nino

Nino dianggap telah menyengsarakan Andin dan Reyna. Irvan benar benar murka. Mengetahui dulu Reyna tak diakui sebagai anak oleh Nino.

Irvan urung membantu operasi mata Nino, padahal pendonor mata untuk Nino sudah dinyatakan siap.

Tak hanya itu, Irvan sebelumnya juga telah membatalkan kerjasama perusahaannya dengan perusahaan Nino.

Irvan menghubungi Opa Candra dan mengatakan untuk tidak bergantung kepadanya dalam mencari donor mata untuk Nino.

Mendengar hal ini Opa dan Mama Can sangat kecewa dan terpukul.

Oma Can menemui Andin untuk meminta bantuan membujuk Irvan agar mau membantu Nino.

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved