Breaking News:

BPBD Kabupaten Magelang Sebut Ada 6 Lokasi Akses Jalan di Sawangan Terdampak Longsor

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang menyebutkan sebanyak 6 lokasi di sepanjang jalan penghubung Magelang-Boyolali

TRIBUNJOGJA.COM/ Nanda Sagita Ginting
Proses penyemprotan jalan dari material longsor, Jumat (12/11/2021) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang menyebutkan sebanyak 6 lokasi di sepanjang jalan penghubung Magelang-Boyolali terkena dampak tanah longsor.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Edi Wasono menuturkan, dari keenam lokasi sebanyak 5 lokasi  kategori longsor ringan sedangkan 1 lokasi termasuk berat.

"Pada Kamis (11/11/2021) kemarin, hujan deras mengguyur Kabupaten Magelang dengan durasi yang cukup panjang, mulai pagi hingga malam hari. Sehingga, tebing yang berada pada enam lokasi yang tersebar, di Dusun Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang tergerus air hujan membuat material tanah menimpa jalan. Namun, hanya satu jalur yakni penghubung Magelang-Boyolali yang cukup parah, di mana tanah menutupi keseluruhan jalan utama penghubung dua wilayah tersebut," ujarnya kepada Tribunjogja.com, pada Jumat (12/11/2021).

Baca juga: Cegah Gelombang Ketiga Covid-19, Masyarakat Diimbau Menahan Diri Hadapi Libur Akhir Tahun 

Ia menambahkan, adapun tanah longsor yang terjadi pada akses Magelang-Boyolali cukup berat akibat kemiringan tebing serta jalan yang berkelok.

Di mana, membuat lokasi tersebut menjadi lebih rawan dan berbahaya.

"Kemiringan tebing sekitar 60 derajat dengan tinggi sekitar 20 meter. Di mana, ketebalan tanah longsor mencapai 1 meter, dan panjangnya menutupi jalan sekitar 25 meter. Jika, tidak dilakukan penanganan dengan cepat akan sangat berbahaya karena medan jalan yang berkelok, dan jalan ini merupakan jalur utama penghubung dua daerah," terangnya.

Sementara itu, pembersihan material longsor pun dibantu alat berat dan dump truk.

Kemudian, untuk membersihkan jalan dibutuhkan sekitar 15.000 liter air mengunakan truk pengangkut.

"Ada 2 alat berat yang diturunkan untuk membantu membersihkan material. Kemudian, sekitar 10 dump truk dikerahkan dan 3 truk pengangkut air masing-masing 5.000 liter,"tuturnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved