Breaking News:

Waspadai Aquaplaning di Musim Hujan, Pengendara Wajib Pelankan Kendaraan Saat Ada Genangan

Salah satu hal yang harus diwaspadai di musim hujan, selain kesehatan, juga keselamatan berkendara. Pagi tadi, di simpang empat Demak Ijo

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Salah satu hal yang harus diwaspadai di musim hujan, selain kesehatan, juga keselamatan berkendara.

Pagi tadi, di simpang empat Demak Ijo, Gamping, Sleman, Kamis (11/11/2021), sebuah bus yang membawa penumpang oleng dan menabrak pembatas jalan.

Bus tersebut kemudian terguling di tengah jalan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal tersebut.

Dosen Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr Jayan Sentanuhady ST MEng menjelaskan, bus terguling di Demak Ijo tersebut terjadi karena slip.

Baca juga: KONI DIY Targetkan Atlet dan Cabor DIY Bisa Loloskan Lebih Banyak ke PON XXI Aceh-Sumut 2024

“Saat mengerem mendadak, jalan licin, apalagi kalau ban gundul, maka rem jadi terkunci. Saat melaju cepat, slip dan kendaraan jadi tidak terkendali,” jelasnya kepada Tribun Jogja, Kamis (11/11/2021).

Menurutnya, slip adalah kondisi ketika roda kehilangan daya cengkram yang banyak. Hanya saja, hal yang umum terjadi adalah roda terkunci dan adanya fenomena aquaplaning.

“Aquaplaning itu fenomena ketidakmampuan ban menyibak air yang ada diatas permukaan aspal. Sehingga, di antara ban dan aspal tidak saling sentuh karena air,” paparnya lagi.

Dengan begitu, kecelakaan yang banyak terjadi ketika musim hujan ini biasanya dikarenakan ada pengereman mendadak karena pengemudi kaget.

Saat kaget, injak rem, roda terkunci. Keadaan menjadi lebih buruk ketika permukaan ban basah dan kendaraan jadi sulit untuk dikendalikan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved