Polisi Tangkap Jambret yang Mengincar Korban Anak-anak di Bantul

Petugas kepolisian dari Polsek Banguntapan menangkap pelaku penjambretan yang menyasar korban anak-anak. Pelaku perempuan berinisial SR

Tayang:
Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi Kriminalitas 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Petugas kepolisian dari Polsek Banguntapan menangkap pelaku penjambretan yang menyasar korban anak-anak.

Pelaku perempuan berinisial SR (44) warga Banguntapan, Bantul.

Kanit Reskrim Polsek Banguntapan, Iptu Anar Fuadi memaparkan, penangkapan ini bermula dari laporan polisi atas tindak pencurian dengan kekerasan pada Jumat (5/11/2021) silam.

Sapto Sulistyo (28) warga Padukuhan Sarirejo, Singosaren, Banguntapan, Bantul melapor bahwa anaknya telah menjadi sasaran penjambretan yang dilakukan oleh seorang perempuan.

Baca juga: Hindari Pungli, Disdikpora DIY Menghitung Ulang Biaya Pendidikan Siswa per Tahun

Anaknya saat itu tengah bermain sepeda, tiba-tiba datang pelaku yang berpura-pura menanyakan alamat rumah seseorang.

Setelah dirasa lokasi kejadian memungkinkan untuk beraksi, pelaku langsung menarik kalung yang dipakai oleh korban.

Korban yang ketakutan pulang ke rumah sambil menangis. Anak tersebut menceritakan kejadian tersebut ke orang tuanya.  

Dari cerita anaknya tersebut, orang tua korban meyakini bahwa pelaku adalah seorang perempuan yang dilihatnya sempat mondar-mandir mengendarai sepeda motor Honda Beat warna putih di jalan kampung Padukuhan Sarirejo, Singosaren, Kapanewon Banguntapan.

“Dari petunjuk petunjuk itu, akhirnya berhasil mengidentifikasi terduga sebagai pelaku. Kemudian pada Selasa petang sekitar pukul 18.45 WIB, tim berhasil menangkap pelaku saat berada di Jalan Jogoragan, Banguntapan, Bantul," ujarnya.

Baca juga: Pemda DIY Bahas Penetapan UMP 2022 Pekan Depan

Dari hasil pemeriksaan polisi, pelaku mengaku telah melakukan tindak pidana penjambretan di beberapa lokasi.

Yakni di wilayah kapanewon Pleret enam lokasi, di kapanewon Piyungan dua lokasi, dan terakhir di Sarirejo, Singosaren, Banguntapan,

Anar mengatakan modus yang dilakukan tersangka dengan berpura-pura menanyakan alamat kepada calon korbannya.

"Sementara sasarannya semua adalah anak-anak. Kami masih terus mendalami kemungkinan masih ada lokasi lainnya," tandasnya. (nto) 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved