Breaking News:

Berita Klaten Hari Ini

Kronologi Kebakaran Gudang Plastik di Juwiring Klaten, Pemilik Rugi Rp 70 Juta

Tak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran tersebut, namun pemilik gudang ditaksir mengalami kerugian hingga Rp70 juta.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Petugas Damkar Klaten saat melakukan pendinginan di gudang plastik yang terbakar di Desa Kenaiban, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Kamis (11/11/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Sebuah gudang penyimpanan perabotan rumah tangga yang terbuat dari plastik atau gudang plastik di Desa Kenaiban, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah terbakar Kamis (11/11/2021).

Tak ada korban jiwa dalam insiden pagi buta tersebut, namun pemilik gudang ditaksir mengalami kerugian hingga Rp70 juta.

Kapolsek Juwiring Iptu Sumardi menuturkan jika peristiwa kebakaran itu pertama kali diketahui pada Kamis pagi sekira pukul 05.45 WIB.

"Ketika itu saksi bangun tidur keluar rumah melihat bangunan rumah di sampingnya yang dijadikan gudang penyimpanan barang dagangan korban berupa alat-alat perabot rumah tangga yg terbuat dari plastik terbakar," ujarnya.

Baca juga: Gudang Plastik di Juwiring Klaten Terbakar, 3 Mobil Damkar Dikerahkan ke Lokasi

Kemudian, saksi dan warga sekitar berusaha memadamkan api dan segera melaporkan kejadian ke Polsek Juwiring selanjutnya Polsek Juwiring menghubungi Pemadam Kebakaran.

"Dalam kejadian tersebut tidak ada korban Jiwa. Akibat peristiwa kebakaran tersebut, namun pemilik gudang mengalami kerugian kurang lebih Rp 70 juta," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Klaten, Sumino menjelaskan jika pihaknya mendapat informasi kebakaran sekitar pukul 06.08 WIB.

"Informasi masuk sekitar pukul 06.08 kemudian tim Damkar bergerak ke lokasi untuk memadamkam api," ujarnya.

Menurut Sumino, 3 unit mobil Damkar dikerahkan untuk memadamkan kobaran api yang memgamuk di gudang plastik tersebut.

Baca juga: Bangunan Bekas Warung Makan dan Lahan Kosong di Klaten Terbakar, Pemilik Rugi Rp 85 Juta

"Dugaan sementara penyebabnya karena korsleting listrik. Adapun luas area yang terbakar sekitar 14 x 14 meter persegi," imbuhnya.

Menurut Sumino, selain 3 unit Damkar Klaten 1 unit unit mobil Damkar Sukoharjo juga ikut datang ke lokasi untuk membantu memadamkan api.

"Peristiwa pemadaman dan pendinginan berlangsung dari pukul 06.30 hingga pukul 08.00," jelasnya.

Disinggung terkait adanya korban, Sumino memaparkan jika pada peristiwa itu tidak terdapat korban luka maupun korban jiwa.

Ia mengimbau warga tetap waspada terutama saat rumah dalam kondisi kosong. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved