Breaking News:

Hujan Lebat Berdurasi Lama, Lahan Pertanian Bawang Merah dan Padi di Bantul Terendam Air

Hujan dengan durasi yang lama dari Rabu (10/11/2021) hingga Kamis (11/11/2021) mengakibatkan lahan pertanian terendam banjir. Hal itu berdampak pada

Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
theatlantic.com
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Hujan dengan durasi yang lama dari Rabu (10/11/2021) hingga Kamis (11/11/2021) mengakibatkan lahan pertanian terendam banjir.

Hal itu berdampak pada tanaman bawang merah dan padi yang ditanam petani Kalurahan Srigading Kapanewon Sanden dan Kalurahan Tirtohargo, Kapanewon Kretek.

Yuni, salah satu petani di Padukuhan Sangkeh, Kalurahan Srigading mengungkapkan, lahan yang terendam banjir berdekatan dengan jalan raya dan berada pada dataran yang relatif rendah.

Baca juga: BREAKING NEWS: Sebanyak 12 Siswa dari lima SD di Kulon Progo Terkonfirmasi Positif Covid-19 

Sehingga jika hujan lebat berlangsung lama, dipastikan lahan tersebut akan tergenang air.  

Salah satu penyebab genangan air itu karena buruknya sistem irigasi di sana.

Aliran untuk membuang air terlalu sempit dan tidak bisa menampung debit air yang tinggi yang akhirnya meluber ke area persawahan.

"Jadi air yang ada di perkampungan mengalir ke persawahan sementara aliran irigasi sempit sehingga tidak mampu menampung debit air yang tinggi," ujarnya.

Ia menjelaskan, hal yang sama terjadi di Padukuhan Nguneng, Kalurahan Tirtohargo, Kapanewon Kretek.

Hanya saja petani di sana lebih banyak menanam padi.

Sedangkan petani di Padukuhan Sengkeh sebagian besar adalah tanaman bawang merah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved