Breaking News:

Bareskrim dan Diskominfosan Kota Yogyakarta Gandeng Widya Analytic dalam Pelatihan Data Science

Konsultasi dapat berupa seputar teknologi informasi untuk perusahaan, pemerintah dan akademisi dalam mencapai transformasi digital

Istimewa
Training tentang Data Science, Bisnis Intelijen, dan Digital Forensik oleh Ramadhana Setiyawan di Bareskrim Polri pada 18-22 Oktober 2021 lalu. 

Bila ingin berkolaborasi untuk meningkatkan kompetensi maupun implementasi sistem data untuk perusahaan, Toba LABS juga siap untuk berkolaborasi.

Pelatihan Bareskrim Polri

Training tentang Data Science, Bisnis Intelijen, dan Digital Forensik oleh Dedy Hariyadi di Bareskrim Polri
Training tentang Data Science, Bisnis Intelijen, dan Digital Forensik oleh Dedy Hariyadi di Bareskrim Polri (Istimewa)

Pusat Informasi Kriminal Nasional (Pusiknas) Bareskrim Polri mempunyai tugas menyelenggarakan sistem informasi kriminal nasional secara online dan analisis laporan yang berkaitan dengan kejahatan transnasional.

Hal ini mewajibkan Pusiknas Bareskrim Polri untuk mampu menampilkan dan menyajikan informasi berupa statistik kriminal, peta kriminal, catatan criminal, Daftar Pencarian Orang (DPO), Daftar Pencarian Barang (DPB),  barang temuan, Daftar Orang Hilang (DOH) berupa data online.

Selain itu Pusiknas Polri juga ditugaskan untuk mengelola aplikasi pengaduan Masyarakat (DUMAS), aplikasi Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan, aplikasi Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), aplikasi database Penanganan Perkara Tindak Pidana berbasis Teknologi Informasi (SPPT-TI). Data science, bisnis intelijen, dan digital forensik sangat cocok agar Bareskrim Polri mampu menjalankan tugas-tugasnya tersebut.

Pelatihan “Data Science, Bisnis Intelijen, dan Digital Forensik” yang diisi oleh Ramadhana Setiyawan (Data Scientist), Faris Yusuf Baktiar (VP Technology di Widya Analytic) dan Dedy Hariyadi (VP Technology Widya Security) dibuka dengan sambutan-sambutan meriah.

Diawali dengan sambutan dari  Kabid Bangsis Bareskrim Polri, Kombes Pol Dr. Sugeng Riyadi, S.I.K, M.H., M.Si, lalu diisi kata sambutan dari AKBP Agus Waluyo, dan yang terakhir sambutan dari Sespusiknas Bareskrim Polri Kombes Pol Drs. Joko Suharyadi, M.Si Materi diisi dengan mempelajari sedikit tentang Big Data agar peserta dapat lebih paham dan mampu mempraktikkan langsung, berlatih mengelola data memvisualisasikan data, serta menganalisis serangan data agar lebih aman.

Peserta diajak memahami “Data Science, Bisnis Intelijen, dan Digital Forensik” dengan bahasa pemrograman Phyton dan Anaconda. Pelatihan dilaksanakan selama tujuh jam sehari (dengan coffee break dan lunch break) dari pukul 09.00- 16.00 WIB.

Dalam sehari peserta diajak untuk pendalaman teori (di pagi hari) dan mengimplementasikan teori tersebut dengan praktik setelah makan siang.

Studi kasus diberikan saat pelatihan agar peserta dimudahkan untuk mengolah data, studi kasus dipilih langsung oleh peserta yang dekat dengan peserta agar pelatihan lebih efisien.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved