Breaking News:

Akibat Angin Kencang, Beberapa Pohon di Kecamatan Secang Kabupaten Magelang Tumbang 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang melaporkan terjadi pohon tumbang di beberapa wilayah di Kecamatan Secang

Dok BPBD Kabupaten Magelang
Petugas sedang melakukan penanganan pemotongan batang pohon yang mengenai jalan, di Desa Payaman, Senin (08/11/2021) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang melaporkan kejadian pohon tumbang di beberapa wilayah di Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang sekitar pukul 14.00 WIB , pada Senin (08/11/2021).

Kepala bidang pencegahan dan kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Magelang, Gunawan Imam Suroso menuturkan, pohon tumbang akibat hujan dengan intensitas lebat diserta angin kencang yang mengguyur wilayah Magelang sejak siang tadi.

Baca juga: Pengunjung Malioboro Melonjak, Pemkot Yogyakarta Kesulitan Terapkan Aplikasi Sugeng Rawuh

"Adapun, pohon tumbang di Desa Payaman sebanyak tiga pohon. Di lokasi  pertama, pohon jenis Kersen dengan ukuran diameter 25 cm mengenai kabel listrik milik warga setempat. Lalu, lokasi kedua masih jenis pohon yang sama dengan ukuran diameter 20 cm tumbang menutup akses jalan yang menghubungkan Dusun Tegowanan dan Siderejo. Sedangkan, pohon terakhir yakni jenis Jati dengan ukuran diameter 20 cm tumbang di aliran sungai hingga aliran air," ujarnya pada Tribun Jogja, pada Senin (08/11/2021).

Ia mengaku, kejadian pohon tumbang tersebut sudah dikondisikan dengan penanganan memotong batang pohon.

Serta melakukan koordinasi dengan tenaga PLN setempat.

"Semua sudah berhasik ditangani," terangnya.

Selain di Desa Payaman, lanjutnya, pohon tumbang akibat angin kencang pun terjadi di Desa Jambewangi.

Di mana, pohon tumbang jatuh ke arah jalan. Akibatnya, batang pohon menutup akses jalan Magelang-Semarang.

"Ada lagi (pohon tumbang) di Desa Jambewangi, pohon jatuh ke arah jalan, sempat terjadi kemacetan namun tidak lama karena petugas langsung memotong batang pohon yang menutup akses jalan," tuturnya.

Baca juga: Hampir Seribu Angkutan Wisata Masuk Kota Yogyakarta Dalam 2 Pekan Terakhir 

Sementara itu, pihaknya mengingatkan kepada masyarakat wilayah Magelang masih berpotensi mengalami hujan lebat .

Sehingga, masyarakat diminta untuk tetap berhati-hati dan waspada. Serta, dapat melaporkan langsung kepada tim petugas maupun relawan apabila terjadi musibah sejenis.

"Tetap waspada, karena musim penghujan rentan terjadi risiko bencana lain. Dan, berpesan kepada masyarakat apabila terjadi musibah alam bisa langsung melaporkan ke petugas setempat," urainya. (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved