Breaking News:

Gaspol 52

Holden Premier HJ 1974, Mobil Ikonik Kini Bertransmisi Matic

Satu di antara alasan melakukan restorasi pada sebuah mobil, yakni lantaran ingin mengembalikan kejayaannya di masa lalu.

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Agus Wahyu
TRIBUNJOGJA.COM/ HANIF SURYO
UNIK - Tribun Jogja Gaspol52 berkesempatan berbincang langsung dengan Fany Fatony (kiri). 

"(Gearbox) Maticnya pakai Holden juga, Holden Statesman dan itu nggak banyak perubahan. Semua plug and play (PnP), mesinnya juga sama persis jadi nggak banyak ubahan yang diterapkan," jelas Fany.

Sekadar informasi, Holden Premier dibekali mesin 3300cc atau 202ci (cubic inch) dengan valvetrain OHV. Desain pasokan bensin melalui karburator ini mampu menghasilkan tenaga sekitar 129Hp dan torsi 260Nm yang mana kecil untuk standar sekarang namun lumayan besar pada era 70-an.

"Diubah ke matic, powernya tetap enak, transmisinya smooth, dan yang jelas kejar praktisnya serta nggak capek," kata dia.

Bergeser dari dapur pacu, Fany menyematkan variasi air flow di bagian sisi kiri dan kanan body Holden Premier HJ miliknya. Ia juga menyematkan velg Antera ring 18 dengan lebar 8 inch milik BMW, dibalut ban belakang berukuran 265, dan 245 untuk bagian depan.

Bagian interior mobil, Fany masih mempertahankan wujud orisinilnya. "Interior sudah ubahan tapi konsepnya kustom original, dibuat sesuai aslinya," kata dia.

Di antara yang menarik ialah bagian spion, yang memang hanya terletak di sisi kanan saja. "Spion dari bawaan pabriknya memang hanya satu, sebelah kiri memang tidak ada. Lumayan susah, jadi feeling berkendaranya harus bagus," kata Fany.

Lebih lanjut Fany menjelaskan, untuk kebutuhan spare part Holden sebenarnya masih cukup banyak ditemui. "Tapi nggak bisa langsung dapat, harus order dulu biasanya dari Jakarta, 3-4 hari baru sampai," kata Fany.

"Kalau printilan, emblem, sebenarnya import pun susah. Mungkin di komunitas masih cukup banyak. Populasi Holden zaman dulu kan banyak buat taksi, kemudian banyak yang 'dikiloin'. Embem masih banyak disimpan teman-teman di komunitas, tapi carinya pun tidak mudah," lanjutnya.

Tak Bisa Instan
Mobil yang berada di bawah naungan GM Holden Ltd ini memang memiliki bentuk yang khas dan klasik. Berkat kekhasan tersebut, mobil ini berhasil menjadi kegemaran banyak pecinta otomotif, tak terkecuali para kawula muda.

"Menurut saya harus dari hati dulu, benar benar menjiwai dulu. Kalau nggak dari hati atau ikut-ikutan menurut saya akan berat," kata Fany.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved