Breaking News:

Berita Klaten Hari Ini

Tepis Anggapan Milenial Tak Minat Bertani, Komunitas Petani Muda Klaten Resmi Berdiri

Komunitas Petani Muda Klaten beranggotakan sekitar 150 orang petani milenial yang bergerak di berbagai sektor pertanian.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Sejumlah Petani Muda Klaten saat memamerkan produk-produk pertaniannya saat membuka stand di Dinas Pertanian Ketahan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Klaten, Selasa (26/10/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Dewasa ini muncul anggapan di masyarakat jika minat para anak muda untuk menggeluti sektor pertanian cukup minim.

Hal itu, tak bisa dipungkiri jika melihat fakta di lapangan yang mana sebagian besar petani justru orang-orang yang sudah berumur.

Namun di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah anggapan itu coba ditepis oleh sejumlah petani muda.

Bahkan, para pemuda ini bersatu padu mendirikan sebuah paguyuban yang diberi nama Komunitas Petani Muda Klaten.

Komunitas ini berdiri pada Agustus 2021.

Baca juga: Panen Padi di Kahuman Klaten, Bupati Sri Mulyani Dorong Petani Tanam Padi jenis Srinuk

Meski demikian, ide untuk mendirikan komunitas ini sudah ada sejak satu tahun sebelumnya atau 2020.

Namun, karena keterbatasan waktu dan kasus pandemi Covid-19 yang masih naik turun saat itu, sehingga komunitas ini baru dikukuhkan saat kasus Covid-19 di Klaten mulai melandai.

"Kita terbentuk bulan agustus kemarin dan diresmikan oleh kepala dinas pertanian klaten. Kalau gagasannya sudah dari tahun kemarin," ujar Ketua Petani Muda Klaten, Afip Amrizal Basri pada TribunJogja.com, Rabu (3/11/2021).

Menurut Afip, ide awal mendirikan komunitas petani muda Klaten muncul setelah adanya keresahan-keresahan yang dirasakan oleh para pemuda di Kabupaten bersinar.

"Jadi banyak sekali permasalahan-permasalahan yang ada di dunia pertanian mulai dari alih fungsi lahan, tanah yang sakit, harga benih mahal hingga proses produksi, hama penyakit serta produk yang dibeli murah," papar pemuda berusia 24 tahun itu.

Baca juga: Peneliti Minta Burung Hantu di Sepadan Sungai Pusur Klaten Dijaga untuk Produktivitas Pertanian

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved