Syarat PCR Dihapus, Jumlah Penumpang di Yogyakarta International Airport (YIA) Diharapkan Meningkat

Wacana penghapusan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) sebagai syarat perjalanan udara disambut baik oleh pihak bandara dan penumpang.

TRIBUNJOGJA.COM/ Sri Cahyani Putri Purwaningsih
Petugas bandara melakukan pemeriksaan dokumen penumpang di Yogyakarta International Airport (YIA), Temon, Kabupaten Kulon Progo. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Wacana penghapusan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) sebagai syarat perjalanan udara disambut baik oleh pihak bandara dan penumpang.

Dengan adanya perubahan peraturan tersebut diharapkan jumlah penumpang di Yogyakarta International Airport (YIA) di Temon, Kabupaten Kulon Progo mengalami peningkatan. 

PTS General Manager YIA, Agus Pandu Purnama mengatakan sesuai aturan terbaru Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021 disebutkan bahwa pelaku perjalanan domestik menggunakan pesawat dari dan menuju wilayah Jawa-Bali bisa menunjukkan hasil negatif swab antigen yang berlaku 1×24 jam bagi pelaku perjalanan yang sudah mendapatkan suntikan vaksinasi dosis kedua. 

Baca juga: Kontingen Atlet Paralimpik DI Yogyakarta Berangkat ke Papua Hari Ini

Sementara, penumpang yang baru divaksin satu kali tetap menggunakan swab tes RT-PCR yang berlaku 3×24 jam. 

Namun, terkait pemberlakuan persyaratan terbaru Inmendagri tersebut masih menunggu penetapan aturan syarat perjalanan udara dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan satuan tugas (satgas) Covid-19.

"Mudah-mudahan begitu ada perubahan peraturan akan segera dirubah persyaratannya," ucap Pandu, Selasa (2/11/2021). 

Saat ini, pihak bandara masih memberlakukan aturan bagi penumpang dengan menggunakan hasil negatif swab tes PCR yang berlaku 3×24 jam. 

Sementara itu, seorang penumpang pesawat di Bandara YIA, Novia (26) juga mendukung penghapusan swab PCR yang dapat meringankan biaya pengguna jasa penerbangan. 

Namun untuk penerbangan ke Pekanbaru hari ini, dirinya masih menggunakan swab tes PCR sebagai syarat perjalanan dengan harga Rp 275.000

"Untuk hari ini saya masih pakai tes PCR," kata Novia. 

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Klaten Terus Dikebut, Bupati Sri Mulyani Optimis Desember Tembus 100 Persen

Berdasarkan data dari PT Angkasa Pura I pada Juni 2021, rata-rata per hari jumlah penumpang di YIA mencapai 6.000 orang. 

Namun jumlah tersebut mengalami penurunan saat diberlakukannya kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sejak Juli 2021 yang tercatat 1.500 penumpang per hari. Kemudian pada Agustus 2021 ada 1.200 penumpang per hari. 

Akan tetapi pada PPKM level 2 ini, jumlah penumpang di Bandara YIA mulai meningkat. 

"Saat ini jumlah penumpang sudah mengalami kenaikan rata-rata sekitar 5.000 penumpang per hari. Harapannya bila nantinya sudah diberlakukan Inmendagri Nomor 53 Tahun 2021 jumlah penumpang bisa mencapai 6.000 penumpang per hari sama ketika Juni 2021," kata Pandu. (scp)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved