Sinetron Ikatan Cinta
SERIGALA BERBULU DOMBA di Sinetron Ikatan Cinta : Irvan Sengaja Membuat Mama Rosa Depresi
SERIGALA BERBULU DOMBA di Sinetron Ikatan Cinta : Irvan Sengaja Membuat Mama Rosa Depresi
Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Yudha Kristiawan
TRIBUNJOGJA.COM - Upaya Irvan membuat Mama Rosa trauma dan berujung depresi mendekati sukses.
Ibarat serigala menyaru di antara kawanan domba. Sebagai serigala, tujuan Irvan memang bukan memakan domba domba tersebut, namun lebih membuat mereka mati kutu, merasa ketakutan dan mengalami gangguan psikis.
Rasanya itu bagi Irvan sangat sepadan dengan apa yang dialami putri semata wayangnya, Jessica.
Diceritakan sebelumnya, Mama Rosa disandera anak buah Ikbal. Mama Rosa disekap, ditutup mulutnya dan diikat tangan serta kakinya.
Dendam kesumat Irvan kepada Mama Rosa terus menimbulkan prahara di keluarga Alfahri.
Dosa masa lalu Mama Rosa menjadi penyebabnya. Semua ini berawal ketika Denis buka suara kepada Irvan soal siapa yang menyuruhnya merudapaksa Jessic.
Irvan murka dan terus mengusik kehidupan Mama Rosa. Diceritakan sebelumnya, Mama Rosa bersama Al menemui Ikbal di rumah tahanan.
Baca juga: Cinta Sejati Ala Riki di Sinetron Ikatan Cinta, Rela Pedih dan Perih Demi Elsa
Al mendesak Ikbal untuk mengungkap siapa sejatinya dalang di balik teror yang ditujukan ke keluarga Alfahri.
Meski sudah tertangkap dan bakal menghadapi tuntutan hukum, Ikbal tetap bungkam dan enggan menjawab siapa bosnya.
Apalagi saat ditanya soal Denis, Ikbal tak bergeming dan memilih tetap membuat Mama Rosa bertanya tanya, sebenarnya ada masalah apa di masa lalu sehingga Mama Rosa jadi target teror Ikbal dan anak buahnya.
Jika Mam Rosa ternyata menuai dosa dari kesalahannya di masa lalu, apakah Al akan tetap mendukung Mama Rosa ?
Al dibantu Irvan menyusun strategi untuk meringkus Ikbal dan para pelaku teror.
Al, Irvan dan salah satu anak buah Angga bersembunyi di mobil yang dikendarai Mama Rosa dalam perjalanan menuju Taman Kasuari seperti yang dinginkan Ikbal.
Benar saja, Ikbal dan beberapa anak buahnya sudah siap menyambut Mama Rosa yang dipikirnya datang sendirian.
Begitu Mama Rosa turun dari mobil, Al, Irvan dan anak buah Angga turun dan langsung bersiap meringkuk Ikbal dan anak buahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/irvan-emosi.jpg)