Breaking News:

Berita Kesehatan

Benarkah Hubungan Intim Saat Hamil Bisa Memicu Keguguran? Ini Jawabannya

Hubungan intim biasa terjadi ketika masa kehamilan. Tetapi frekuensinya sangat bervariasi, dengan kecenderungan menurun seiring bertambahnya usia keha

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
shutterstock via doktersehat.com
Ilustrasi Ibu Hamil 

Menurut Buehler, infeksi menular seksual dapat menyebabkan potensi penyakit radang panggul, yang dapat menyebabkan persalinan dini, keguguran, dan komplikasi kesehatan serius lainnya.

Apakah normal jika hubungan intim terasa sakit selama kehamilan?

Payudara dan puting akan menjadi lebih sensitif selama masa kehamilan.

Bagi sebagian orang, kepekaan bisa membuat interaksi menyakitkan.

“Aliran darah dan hormon juga dapat membuat klitoris menjadi sangat sensitif,” kata Buehler. Masalah dasar panggul bisa menjadi tantangan.

“Hubungan intim seharusnya tidak pernah menyakitkan, dan yang terbaik adalah berbicara secara terbuka,” katanya.

Berhubungan intim pada masa kehamilan

Trimester pertama

Hubungan imtim di trimester pertama mungkin terasa menyenangkan. Tapi di bagian awal mungkin Anda bergairah, kemudian gelombang mual menghantam Anda berikutnya.

Di sisi lain, tubuh Anda sudah menjadi lebih sensitif - payudara Anda, misalnya, mungkin lebih lunak saat disentuh dan karenanya lebih mudah dirangsang oleh pasangan Anda atau diri Anda sendiri.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved