Breaking News:

Dirut PT PSS Ungkap Alasan PSS Tak Jadi Pulang ke Sleman dan Jadwal Penggantinya

Direktur Utama PT PSS, Andywardhana Putra beberkan alasan batalnya PSS ke Sleman, Jumat (29/10/2021) kemarin. Sementara pada waktu

TRIBUNJOGJA.COM/ Taufiq Syarifudin
Dirut PT PSS, Andywardhana Putra saat memberikan keterangan kepada wartawan di kawasan Sleman, Sabtu (30/10/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Direktur Utama PT PSS, Andywardhana Putra beberkan alasan batalnya PSS ke Sleman, Jumat (29/10/2021) kemarin.

Sementara pada waktu yang sama ribuan suporter telah menanti kepulangan tim sepak bola kebanggan warga Sleman itu di perbatasan DIY-Jateng kawasan Prambanan.

Namun akhirnya manajemen memutuskan tim untuk tetap tinggal di Solo karena pertandingan berikutnya bakal segera datang.

"Mohon maaf, sebenarnya mengenai rencana tersebut sudah dikonsolidasikan di internal manajemen tim, namun pada akhirnya demi mempertahankan stamina pemain menjelang laga mendatang pada hari Senin (1/11/2021), rencana tersebut tidak dapat direalisasikan," ujarnya, Sabtu (30/10/2021).

Baca juga: UPDATE Covid-19 DI Yogyakarta 30 Oktober 2021: Tambah 32 Kasus Baru, 1 Pasien Dilaporkan Meninggal

Soal banyak beredar kabar negatif di sosial media, Andy memastikan saat ini manajemen PSS dalam kondisi solid.

Akan tetapi sebagaimana diketahui kondisi PSS saat ini sedang banyak dinamika yang terjadi. 

Lantas soal keputusan bertahan di Solo kemarin, Andy bercerita jika hal itu diambil atas kesepakatan seluruh stakeholder manajemen PSS.

Sementara itu, Andy menyebut sebagai gantinya PSS Sleman akan segera pulang ke Bumi Sembada setelah dua hari laga terakhir seri kedua (6/11/2021) melawan Persikabo.

"Rencana kita tanggal 8 November akan pulang, dan semoga Lapangan Macanan di Sleman sudah rampung seluruhnya dan bisa dipakai," tuturnya.

Baca juga: Penumpukan Kendaraan di Malioboro Saat Akhir Pekan, Dishub Kota Yogyakarta: Masih Wajar

Ditanya soal kabar kabar pemain yang pro dan kontra kembali ke Sleman, hingga soal kabar Bagus Nirwanto yang disebut-sebu pasang badan, Andy menyatakan hal tersebut sebagai kewajaran karena tiap orang pasti punya pertimbangan tersendiri.

Terkait percakapan pribadi yang mencuat di sosial media terkait adanya tembok besar penghalang PSS kembali ke Sleman, Andy menampiknya. Tim disebut dalam situasi kondusif meski sebenarnya goyah karena situasi yang terjadi kemarin. 

“Saat ini tim kondusif, tapi karena baru saja situasi ini ya ada sedikit waktu untuk kita berkonsolidasi. Tapi semua tim solid,” pungkas Andy. (tsf)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved