Cegah DBD di Masa Pandemi, Dinkes Kota Yogyakarta Optimalkan Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik

Memasuki musim hujan, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta mewaspadai penularan DBD. Hal itu karena musim hujan menjadi masa bertelurnya nyamuk

Tayang:
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Nyamuk Aedes aegypti 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Memasuki musim hujan, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta mewaspadai penularan DBD. Hal itu karena musim hujan menjadi masa bertelurnya nyamuk Aedes aegypti.

Kasi Pengendalian Penyakit Menular dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Endang Sri Rahayu mengatakan untuk mencegah penularan Covid-19 masyarakat diimbau untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

Dengan adanya pandemi Covid-19, maka diperlukan gerakan satu rumah satu Jumantik (juru pemantau jentik).

Baca juga: Dinas Kebudayaan DIY Telah Melakukan Sosialisasi ke 11 Kalurahan Terkait Keberadaan Sumbu Filosofi

"Karena pandemi Covid-19 kan tidak memungkinkan untuk bersih-bersih secara berkelompok, seperti kerja bakti. Jadi harapannya bisa mengoptimalkan gerakan satu rumah satu Jumantik," katanya, Sabtu (30/10/2021).

Ia mengungkapkan hingga saat ini ada 56 warga Kota Yogyakarta yang terjangkit DBD.

Angka tersebut tergolong sedikit dibanding tahun-tahun sebelumnya. 

Meski begitu, langkah PSN harus tetap dilaksanakan. Tujuannya agar tidak ada tempat bagi nyamuk untuk berkembang biak.

Baca juga: Serahkan Bantuan, GKR Bendara Berpesan Warga Tetap Jaga Protokol Kesehatan

"Harus tetap waspada, paling tidak dengan gerakan satu rumah satu Jumantik bisa memantau dalam skala keluarga. Paling tidak rumah dan sekitarnya dibersihkan. Karena misal telur di dinding, kemudian kena hujan, bisa terus menetas," ungkapnya.

Pihaknya juga terus melakukan sosialisasi terkait gerakan satu rumah satu Jumantik.

Sehingga kasus DBD di Kota Yogyakarta bisa ditekan. Selain PSN, ia beharap masyarakat melakukan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas). (maw)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved