Breaking News:

Berita Kota Magelang Hari Ini

Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi, Pemkot Magelang Targetkan 1.500 Startup Tumbuh pada 2024

Program startup sudah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026 Kota Magelang.

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Magelang 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, KOTA MAGELANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang menargetkan sebanyak 1.500 startup (rintisan usaha) tumbuh pada tahun 2024.

Program ini pun sudah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026 Kota Magelang.

Wali Kota Magelang, dr Muchamad Nur Aziz mengatakan, setidaknya setiap RT tumbuh 1 atau 2 startup yang betul-betul berpotensi dan berkembang.

Dokter Aziz tidak ingin program andalannya ini terealisasi hanya di awal saja.

Baca juga: Pemkot Magelang Canangkan Wisata Berbasis Heritage

"Tiap RT minimal ada 1-2 startup baru, maka akan tumbuh menjadi 2.000-an. Saya tidak ingin realasasi di awal tapi lebih dari itu, dapat pengembangan harus konsisten dan berkelanjutan," jelasnya pada Jumat (29/10/2021).

Menurutnya, sejauh ini perkembangan startup Kota Magelang masih tertinggal dengan daerah-daerah lainnya.

Hal ini juga mempengaruhi banyaknya pengangguran usia produktif masyarakat Kota Magelang.

"Dengan tumbuhnya startup baru, otomatis ada perusahaan rintisan yang menciptakan lapangan pekerjaan baru, sehingga akan mengurangi angka pengangguran," ujarnya.

Senada, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Magelang, Handini Rahayu mengatakan untuk mencapai target, pembinaan startup akan terus dilakukan antar-organisasi perangkat daerah (OPD) dan stakeholders lainnya.

Baca juga: Pemkot Magelang Sosialisasikan Cukai Melalui Media Seni Wayang Kulit

"Awalan dari startup ini adalah pelatihan, pendekatan, pendampingan, dan kemudahan dalam akses-aksesnya. Jadi, startup ini tidak hanya ditangani Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) saja, tetapi ada dari DP4KB, Disporapar, dan dikembangkan oleh Disperindag. Semua harus seiring sejalan," terangnya.

Startup baru yang menjadi program Walikota Magelang dr Muchamad Nur Aziz dan Wakil Walikota KH M Mansyur tersebut merupakan rintisan usaha berbasis lokal.

Di sisi lain, Pemkot Magelang akan mendorong peningkatan jiwa kewirausahaan masyarakat.

"Program 1.500 startup baru tidak sekadar pelatihan, tapi ada ekosistem di dalamnya antara lain, pelatihan, pendampingan, dan bahkan permodalan, promosi, dan pemasarannya,"urainya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved