Breaking News:

Pelaku Wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta Merasa Terimpit, Tanggapi Tes PCR

Ketua DPD Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (ASITA) DIY, Hery Setyawan menganggap pemerintah inkonsisten.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Iwan Al Khasni
Tribunjogja.com |Azka Ramadan
Kawasan TuguDaerah Istimewa Yogyakarta yang jadi salah satu destinasi wisata andalah di Jogja 

Tribunjogja.com YOGYAKARTA - Ketua DPD Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (ASITA) DIY, Hery Setyawan menganggap pemerintah inkonsisten.

Selain itu, dia juga menilai bahwa pemberlakuan syarat negatif Covid-19 lewat tes usap PCR adalah hal yang kontraproduktif di tengah penurunan level PPKM di Pulau Jawa yang mayoritas sudah berada di level 2.

"Jelas sekali ini lucu. Level (PPKM) turun tapi kok persyaratan naik. Jelas ini sangat menghambat," katanya saat diwawancara, Minggu (24/10/2021).

Yang dimaksud menghambat itu dijelaskan Hery yakni, dari semula biaya penerbangan dalam paket wisata hanya menambah Rp90 ribu untuk tes usap antigen, kini membengkak menjadi sekitar Rp500 ribu untuk biaya tes usap PCR.

Selain itu, meski kini PPKM sudah berada di level 2, tidak semua pekerja dan pengusaha khususnya agen perjalanan mendapat pekerjaan.

Pasalnya, konsumen baik itu korporasi swasta maupun pemerintah, perlu pertimbangan yang matang untuk melakukan sebuah perjalanan wisata.

Dia memaparkan, kondisi terburuk industri pariwisata saat ini yakni, salah satunya dari sektor penerbangan pesawat.

Sebagai agen perjalanan, pihaknya mengetahui permintaan penerbangan perjalanan pariwisata.

"Ada itu salah satu maskapai sehari hanya empat penerbangan. Biasanya ketika normal sehari belasan, seminggu bisa 80 penerbangan. Dulu sempat naik, sekarang ini harus berhenti lagi," papar Hery.

Diakuinya penjualan tiket pesawat secara home seller melalui biro perjalanan kini mati suri.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved