Breaking News:

Berita Klaten Hari Ini

65 Perajin Batik di Geopark Gunung Sewu Ikuti Diklat Pewarna Alami di Desa Jarum Klaten

Kegiatan bertujuan untuk membantu peningkatan kualitas dan kuantitas UMKM para perajin batik di kawasan Geopark Gunung Sewu.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Pengurus Dekranas saat melihat hasil kerajinan pelaku UMKM Desa Jarum, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten di sela-sela pembukaan pelatihan 65 UMKM di kawasan geopark Gunung Sewu, Senin (25/10/2021). 

Ia mengatakan, pelatihan bagi pelaku UMKM tersebut tidak hanya dilakukan di Geopark Gunung Sewu tapi juga dilakukan di geopark Pelabuhan Ratu Sukabumi dan Geopark Gunung Batur di Bali.

Baca juga: Kesuksesan Warga Klaten Bikin Payung Motif Batik, Diminati Warga India dan Hongkong

"Kami berharap dengan adanya kegiatan ini produk-produk dari pelaku UMKM bisa lebih inovatif, berkualitas dan tentunya mampu memperluas jangkauan penjualan," imbuhnya.

Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Klaten, Ronny Roekmito mewakili Bupati Klaten Sri Mulyani dalam sambutannya mengatakan jika kegiatan itu sebagai bentuk sinergitas antara pusat dan daerah.

"Saya percaya ini merupakan komitmen pusat dan daerah dalam meningkatkan produktivitas UMKM yang muaranya untuk memacu perekonomian daerah dan pusat," katanya.

Menurutnya, sejak showroom Dekranasda Klaten diresmikan pada 2015 silam, Klaten memiliki ruang pamer untuk hasil kerajinan di daerah itu.

"Klaten kaya akan potensi baik wisata ekonomi kerajinan hingga lurik, Klaten juga punya handycraft dan keramik yang layak jadi buah tangan," imbuhnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved