Breaking News:

Berita Kriminal Hari Ini

Sakit Hati Dituduh Selingkuh, Pria di Klaten Ini Tega Bacok Korban Hingga Meninggal

Sebuah peristiwa penganiayaan berujung meninggalnya seorang korban membuat geger Desa Granting, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten Jumat (22/10

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
dok.istimewa
Ilustrasi Pembacokan 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Sebuah peristiwa penganiayaan berujung meninggalnya seorang korban membuat geger Desa Granting, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten Jumat (22/10/2021).

Peristiwa ini pun kemudian langsung dilaporkan ke pihak kepolisian dan saat ini sudah dalam penanganan Polsek Jogonalan.

Saat ini pelaku yang berinisial SL (61) beserta barang bukti sudah diamankan di Polsek Jogonalan.

Baca juga: Tercatat 7 Kali Gempa yang Berpusat di Salatiga Jawa Tengah Terjadi Pagi Ini Minggu 24 Oktober 2021

Polisi tidak kesulitan membekuk pelaku karena sesaat setelah melakukan penganiayaan terhadap korban, pelaku berinisial TL langsung menyerahkan diri ke pihak berwajib.

"Jadi setelah melakukan penganiayaan dan tahu korbannya meninggal tersangka ini ke rumah saksi S selaku ketua RW untuk menyerahkan diri ke Polsek Jogonalan," ujar Kapolres Klaten AKBP Eko Prasetyo melalui Kasi Humas Iptu Abdillah pada TribunJogja.com, Minggu (24/10/2021).

Iptu Abdillah menjelaskan bahwa peristiwa penganiayaan maut ini bermotif sakit hati.

Pasalnya, pelaku tidak terima dituduh berselingkuh dengan istri korban.

Saat korban mendatangi rumah pelaku terjadilah cekcok yang berlanjut dengan pembacokan.

Baca juga: Info Prakiraan Cuaca BMKG DI Yogyakarta Minggu 24 Oktober 2021, Hujan Diprediksi Kembali Turun

Dari hasil pemeriksaan diketahui juga bahwa saat peristiwa pembacokan, pelaku ini tengah dalam pengaruh minuman keras.

"Korban datang ke rumah pelaku kemudian terjadi percekcokan dan perkelahian. Karena pelaku sakit hati spontan mengambil parang yang biasa dipakai untuk memotong kayu dan disabetkan ke tubuh korban," ungkapnya.

Atas perbuatannya pelaku pelaku terancam pasal 338 KUHP atau 351 ayat (3) dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved