Breaking News:

Penumpang Pesawat di Yogyakarta International Airport (YIA) Keluhkan Kebijakan Swab tes PCR

Kebijakan pemerintah yang mensyaratkan hasil negatif swab tes RT-PCR sesuai surat edaran (SE) Nomor 88 tahun 2021 yang berlaku mulai Minggu

TRIBUNJOGJA.COM/ Sri Cahyani Putri Purwaningsih
sejumlah penumpang memadati dropzone keberangkatan di Yogyakarta International Airport (YIA) Kulon Progo, Minggu (24/10/2021). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Kebijakan pemerintah yang mensyaratkan hasil negatif swab tes RT-PCR sesuai surat edaran (SE) Nomor 88 tahun 2021 yang berlaku mulai Minggu (24/10/2021) ini dikeluhkan bagi para penumpang pesawat terbang di Yogyakarta International Airport (YIA), Temon, Kabupaten Kulon Progo

Tak sedikit mereka mengeluhkan harga tes PCR yang belum terjangkau bahkan ada penumpang yang gagal berangkat akibat adanya kebijakan tersebut. 

Kondisi itu dialami oleh Markus, calon penumpang yang akan berangkat ke Papua melalui YIA.

Namun adanya kebijakan swab tes PCR bagi penumpang, ia terpaksa menunda keberangkatannya dan melakukan penjadwalan ulang. 

Baca juga: Pantau Wisatawan Saat PPKM Level 2, Satpol PP Kota Yogyakarta Aktifkan Kembali Posko Gumaton

"Saya mau balik ke Papua soalnya ke sini cuma mau ngantar anak. Tapi hari ini tidak jadi terbang karena harus PCR," kata Markus saat ditemui di YIA, Minggu (24/10/2021). 

Ia mengaku kebijakan itu dinilai kurang nyaman.

"Jadi terpaksa keberangkatan saya reschedule pada Selasa (26/10/2021). Sehingga saya usahakan Senin (25/10/2021) saya swab PCR dan Selasa berangkat," ucapnya. 

Keluhan atas kebijakan tersebut juga dilontarkan oleh Nancy Mandagi dan Veronica yang hendak berangkat ke Manado. 

Mereka mengeluhkan harga swab tes PCR yang belum terjangkau sehingga dinilai lumayan mahal bagi pelaku perjalanan. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved