Breaking News:

Belasan Rumah Diterjang Angin Puting Beliung, BPBD Kabupaten Magelang Imbau Warga Waspada

Badan Penanggulangan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magelang imbau masyarakat untuk waspada terhadap bencana angin puting beliung.

Dok BPBD Magelang
Petugas sedang membersihkan puing-puing rumah pasca diterjang angin puting beliung 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Badan Penanggulangan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magelang imbau masyarakat untuk waspada terhadap bencana angin puting beliung.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Edi Wasono menuturkan, memasuki musim pancaroba membuat sebagian besar wilayah di Kabupaten Magelang diguyur hujan disertai angin.

"Dampak cuaca tersebut, membuat rumah  warga mengalami kerusakan. Kemarin (23/10/2021), ada belasan rumah di Kecamatan Windusari rusak akibat diterjang puting beliung. Sebanyak 11 bangunan milik warga dan 2 bangunan fasilitas umum," terangnya kepada Tribunjogja.com, pada Minggu (24/10/2021).

Baca juga: Fasilitasi Pengunjung yang Belum Vaksin Covid-19, Pemkot Yogyakarta Buka Sentra Vaksin di Malioboro

Berdasarkan pendataan BPBD Kabupaten Magelang terhitung Januari-Oktober 2021, sebanyak 178 kejadian tanah longsor dan 154 kejadian angin puting beliung, namun tidak ada korban jiwa.

Adapun, penanganann yang dilakukan pasca terkena angin puting beliung. Pihaknya, memberikan bantuan tenaga dan logistik bagi para korban untuk memperbaiki rumahnya.

"Petugas sudah dikerahkan untuk membantu korban bersama para warga untuk gotong-royong. Dari kejadian, tersebut tidak ada korban Jiwa," terangnya.

Baca juga: Pemeriksaan di Simpul Tak Efektif, Dishub DIY Gelar Patroli Bus Pariwisata 

Sementara itu, selama memasuki musim penghujan. Pihaknya meminta masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati ketika beraktivitas, terutama, di lokasi yang rawan akan bencana.

"Ya, lebih waspada dan hati-hati saja. Musim penghujan seperti ini, menghindari dulu tempat-tempat yang rawan longsor. Selain itu, apabila datang hujan lebih baik meneduh karena pohon-pohon besar yang terkena angin rentan roboh," urainya. (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved