Breaking News:

Serie A

AC MILAN: Sandro Tonali Tidak Gagal tapi Sedang Berkembang Bersama Rossoneri!

Memberi label pada anak berusia 20 tahun sebagai orang yang gagal adalah tindakan kurang bijaksana yang sebagian dari kita lakukan dari waktu ke waktu

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Isabella BONOTTO / AFP
Sandro Tonali di LIga Italia Serie A antara Juventus vs AC Milan di stadion Juventus di Turin, pada 19 September 2021. 

TRIBUNJOGJA.COM- 'Anak Emas Brescia'. Ini adalah nama panggilan resmi Sandro Tonali sebelum pindah ke Milan pada tahun 2020.

Gelandang muda ini menjadi terkenal sebagai remaja selama waktunya bersama Le Rondinelle , yang memicu perang antara raksasa Milan untuk jasanya selama musim panas 2020 .

Pemain Italia itu akhirnya mengikuti kata hatinya, pindah ke sisi hitam dan merah Milano, sangat menyenangkan para pendukung Diavolo.

Meskipun demikian, musim pertama sang pemain dengan klub barunya jauh dari ideal.

Franck Kessié bisa dibilang gelandang terbaik di Italia musim lalu, sementara Ismael Bennacer terbukti menjadi sidekick terbaiknya, membentuk poros ganda yang solid di jantung lineup Stefano Pioli.

Di sisi lain, Tonali berjuang untuk mendapatkan waktu pertandingan sejak awal di Milan, dan bahkan ketika dia memasuki lapangan, dia tidak pernah benar-benar membuat dunia terbakar, meninggalkan banyak hal yang diinginkan.

Menyusul awal yang buruk di Milanello, beberapa penggemar dan pengamat mulai meragukan kemampuan Sandro.

Pemain yang pernah dicap sebagai campuran antara Andrea Pirlo dan Gennaro Gattuso pasti harus menyuguhkan performa yang lebih baik.

Sandro Tonali mencetak gol di LIga Italia Serie A Atalanta vs AC Milan di Stadion Gewiss (Stadio di Bergamo) di kota utara Bergamo pada 3 Oktober 2021.
Sandro Tonali mencetak gol di LIga Italia Serie A Atalanta vs AC Milan di Stadion Gewiss (Stadio di Bergamo) di kota utara Bergamo pada 3 Oktober 2021. (MIGUEL MEDINA / AFP)

Namun, kehilangan fakta bahwa Tonali baru berusia 20 tahun ketika ia pindah dari tim provinsi kecil yang melompat di antara dua tingkat teratas Italia, ke salah satu klub paling sukses dalam sejarah olahraga.

Menjadi warga negara Italia seharusnya menjadi keuntungan. Seorang anak laki-laki lokal kemungkinan akan berintegrasi dalam skuad dan beradaptasi dengan atmosfer lebih cepat daripada orang asing.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved