Breaking News:

Sedang Tidak Haid Tapi Keluar Darah Saat Berhubungan Seks, Apa Penyababnya?

Beberapa kemungkinan penyebab keluar darah saat berhubungan seks tapi tidak haid, antara lain infeksi vagina hingga kanker di organ reproduksi

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Rina Eviana
Shutterstock
Ilustrasi 

Segala jenis infeksi yang menyebabkan peradangan pada vagina membuat organ intim jadi lebih rentan saat berhubungan seks. Kondisi ini bisa berasal dari infeksi jamur, penyakit radang panggul, vaginitis, atau infeksi menular seksual seperti klamidia dan gonore.

Polip, miom, atau endometrium Pertumbuhan jaringan abnormal di serviks atau rahim seperti polip, miom, atau endometrium bisa menyebabkan wanita mengalami pendarahan setelah berhubungan seks.

4. Ektropion serviks

Sel-sel kelenjar bagian dalam leher rahim dapat tumbuh secara tidak normal di bagian luar serviks. Kondisi ini biasanya hilang tanpa pengobatan, tetapi dapat menyebabkan pendarahan di luar jadwal haid.

Baca juga: Bagaimana Cara Ampuh Membuat Wanita Mencapai Puncak Orgasme Saat Bercinta? Ini 7 Rahasianya

5. Endometriosis

Endometriosis menyebabkan jaringan selaput lendir rahim (endometrium) tumbuh di luar rahim. Kondisi ini dapat menyebabkan peradangan di panggul serta memicu pendarahan setelah berhubungan seks.

6. Displasia serviks

Displasia serviks terjadi ketika sel-sel prakanker abnormal tumbuh di lapisan saluran serviks (leher rahim). Pertumbuhan jaringan tidak normal ini dapat mengiritasi dan merusak jaringan di sekitarnya, sehingga wanita bisa keluar darah setelah berhubungan seks.

7. Kelainan anatomi organ reproduksi

Beberapa wanita memiliki organ reproduksi dengan bentuk berbeda dari kebanyakan orang. Kondisi ini rentan menyebabkan pendarahan setelah berhubungan seks.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved