Breaking News:

Mau Liburan ke Malioboro? Ini Aturan Baru Bagi Bus Pariwisata Mulai Akhir Pekan Ini

Pemerintahan Kota Yogyakarta menerapkan aturan baru terkait kedatangan bus-bus wisata. Yakni diberlakukannya one gate system di Terminal Giwangan

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM/ Yuwantoro Winduajie
Kendaraan dan wisatawan memadati kawasan Malioboro pada Selasa (19/10/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintahan Kota Yogyakarta menerapkan aturan baru terkait kedatangan bus-bus wisata. Mereka tak diperbolehkan lagi untuk langsung menuju ke Tempat Parkir Khusus (TKP), melainkan harus melewati check point di Terminal Giwangan terlebih dahulu.

Check point tersebut digunakan untuk memverifikasi para wisatawan agar sesuai dengan aturan syarat perjalanan berupa sertifikat vaksin covid-19.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Agus Arif Nugroho mengatakan aturan kedatangan bus ini rencananya akan diterapkan mulai akhir pekan ini.

"Kemudian, nanti yang lolos, atau memenuhi syarat akan diberi tanda, dan kartu parkir, jadi kita deliver harus parkir di mana. Di tiga TKP (Tempar Khusus Parkir) itu, Senopati, Ngabean, Abu Bakar Ali," katanya, Rabu (20/10/2021). 

Sehingga, ia menegaskan, rombongan wisatawan tidak diperkenankan memilih tempat parkir sesuai kemauannya, karena alur telah ditetapkan oleh petugas.

Baca juga: 5 Museum yang Dekat dengan Jalan Malioboro, Bisa Ditempuh Jalan Kaki

Hal ini dilakukan sekaligus untuk menata agar tidak terjadi penumpukan bus di TKP. 

"Begitu masuk Terminal Giwangan kan dia dapat kartu ya, petunjuk harus parkir dimana. Jadi, dia tidak bisa pesan seenaknya, semua sudah tersentral," tandasnya. 

"Kita sudah koordinasikan dengan teman-teman di TKP, prinsipnya mereka manut dengan peraturan, karena tetap ada aliran bus yang dari Giwangan," imbuh Agus. 

Terlebih, dengan skema one gate system, pengelola TKP nantinya tidak perlu lagi melakukan pengecekan terhadap penumpang bus yang masuk kawasannya. Sebab, semua  terskrining ketika singgah di Terminal Giwangan

"Petugas parkir cukup memastikan stiker dan kartu. Itu manualnya, tapi kita sedang siapkan juga, agar sistem ini tercakup ke fitur 'Peduli Jogja' yang nanti akan tersedia di aplikasi JSS (Jogja Smart Service)," ujar Kadishub. 

Baca juga: Sejarah Jalan Malioboro : Dibangun Belanda, dan Salah Satu Poros Imajiner Kraton Yogyakarta

Agus meyakini, wisatawan yang tiba di Kota Yogyakarta dengan bus, bisa tertib menjalankan aturan satu pintu ini. Sehingga, pihaknya pun tak perlu ambil pusing mengenai cara agar bersedia transit di Terminal Giwangan

"Itu kan saling mengikat. Wisatawan yang berkunjung ke Malioboro pasti cari tempat parkir di TKP. Mereka itu, kami pastikan, tidak akan mendapat tempat parkir, kalau tidak melewati Terminal Giwangan dulu, ya," katanya. 

Walau begitu, Dinas Perhubungan tetap melakukan upaya antisipasi, dengan menggiatkan patroli selama akhir pekan mendatang. Sehingga, bus-bus yang sengaja menghindari skrining tidak parkir sembarangan di ruas jalan. 

"Tapi, semoga tidak sampai segitunya lah, wisatawan kita ajak, ayo register dulu, kita jamin akan dapat parkir, ada kuota 127 itu, ya, di tiga TKP," pungkasnya. (aka)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved