Breaking News:

Kemenhub dan Satgas Covid-19 Beri Penjelasan Terkait Aturan Wajib Tes PCR Bagi Penumpang Pesawat

Dengan aturan tersebut, pemerintah tak lagi memberlakukan tes antigen bagi calon penumpang pesawat terbang.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
Shutterstock
Ilustrasi penumpang pesawat terbang 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah menerapkan aturan wajib tes PCR bagi penumpang pesawat terbang.

Aturan tersebut diberlakukan saat perpanjangan PPKM pada 19 Oktober - 1 November 2021 mendatang.

Dengan aturan tersebut, pemerintah tak lagi memberlakukan tes antigen bagi calon penumpang pesawat terbang.

Melainkan diwajibkan dengan hasil tes swab PCR bagi calon pelaku perjalanan udara.

Keputusan Pemerintah menghapus aturan tes antigen sebagai syarat perjalanan menggunakan pesawat terbang dan menggantinya dengan kewajiban melakukan tes PCR inipun mengundang reaksi keras dan penolakan di masyarakat dan DPR.

Kementerian Perhubungan sudah memastikan tes PCR dengan hasil negatif Covid-19 menjadi syarat penerbangan terbaru hingga 1 November 2021.

Baca juga: Syarat Terbaru Bagi Penumpang Pesawat Terbang: Wajib Sudah Vaksin dan Wajib Tes PCR

Baca juga: Aturan dan Syarat Terbaru Penumpang Pesawat 19 Oktober-1 November 2021, Wajib Tes PCR

Syarat penerbangan dengan menunjukkan hasil tes PCR ini lebih berat, karena sebelumnya bisa menggunakan tes antigen yang lebih murah.

Lalu apa alasan Kemenhub dan Satgas Covid-19 yang mewajibkan tes PCR sebagai syarat penerbangan?

Juru Bicara Kemenhub, Adita Irawati, saat dihubungi Kontan.co.id Rabu (20/10/2021) mengatakan, syarat penerbangan terbaru mewajibkan penggunaan tes PCR karena perubahan kapasitas penumpang pesawat.

Dengan tes PCR menjadi syarat penerbangan, maskapai diperbolehkan mengangkut penumpang hingga mencapai100 persen dari total kapasitas.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved