Breaking News:

PSIM Yogyakarta

Laskar Mataram Raih Kemenangan Perdana

PSIM akhirnya memetik kemenangan perdananya di Liga 2 setelah mengandaskan perlawanan PSG Pati dengan skor meyakinkan 2-0 di Stadion Manahan Solo.

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Agus Wahyu
Dok PSIM
SELEBRASI - Bek kiri PSIM, Aditya Putra Dewa berselebrasi bersama rekannya, Arbeta Rockyawan seusai membobol gawang PSG Pati, Selasa (19/10/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, SOLO - PSIM Yogyakarta akhirnya memetik kemenangan perdananya di Liga 2 setelah mengandaskan perlawanan PSG Pati dengan skor meyakinkan 2-0 di Stadion Manahan Solo, Selasa (19/10/201) sore.

Dua gol tersebut diciptakan, pertama oleh Aditya Putra Dewa melalui titik putih. Kemudian Sugeng Efendi yang memanfaatkan kesalahan bek PSG yang tak mampu melakukan sapuan dengan baik.

Dengan hasil ini PSIM berhasil mengoleksi total 5 poin di Grup C, dan mulai menjauh dari posisi juru kunci. Pada babak kedua, PSIM langsung mengganti Nanda Nurrandi, yang sebelumnya mendapat perawatan di kaki kanannya oleh Arbeta Rockyawan.

Dengan pergantian itu, Seto ingin Laskar Mataram menambah daya gedor di lini depan yang pada babak pertama belum berhasil mencetak angka. Akan tetapi tempo permainan kedua tim cukup menurun di babak kedua, tidak banyak peluang yang diciptakan hingga akhirnya PSIM mendapat hadiah penalti dari wasit pada menit ke-60.

Situasi tersebut terjadi saat Sugeng Efendi mencoba menembakkan bola namun di sana ada bek PSG Pati, Junda Irawan yang menutup pergerakan bola dengan tangan kirinya. Aditya Putra Dewa yang menjadi eksekutor penalti PSIM berhasil mengubah skor 1-0 bagi keunggulan PSIM.

Memimpin satu gol PSIM tak mau kecolongan, beberapa pergantian dilakukan. Jodi Kustiawan yang terlihat mengalami kesakitan diganti oleh Sunni Hizbullah, kemudian Imam Witoyo diganti oleh Ken Noveryan.

Sementara PSG Pati juga melakukan hal serupa, namun sedikit berbeda dengan menarik satu bek, Junda Irawan diganti dengan pemain yang bertipikal menyerang, Sutan Zico. Kesempatan akhirnya memang diraih oleh PSG Pati.

Zulham Zamrun pada menit ke-85 mendapat kemelut di depan gawang PSIM, namun Imam Arief yang berdiri tepat mampu mementahkan bola. Berselang satu menit, PSIM berhasil menambah kedudukan 2-0 lewat sepakan keras Sugeng Efendi yang memanfaatkan kesalahan bek PSG yang gagal melakukan sapuan. Hingga akhir laga, kedudukan 2-0 PSIM tak berubah, dan membuat PSIM mendapat kemenangan perdana di kompetisi Liga 2 2021/2022.

Kerja keras
Pelatih PSIM Yogyakarta, Seto Nurdiyantara mengatakan, poin penuh yang diraih Laskar Mataram sore kemarin merupakan buah dari kerja keras anak asuhnya. "Hasil ini kami syukuri dan ini memang keinginan kami untuk memenangkan pertandingan. Saya apresiasi kepada pemain yang punya kemauan dan semangat, meski masih ada beban. Tapi kemauan untuk memenangkan pertandingan ini yang utama," ujarnya seusai pertandingan.

Di sisi lain, Seto melihat para pemainnya belum bisa bermain lepas 100 persen. Sehingga pada babak pertama PSIM belum mampu mencetak angka meski mendapatkan beberapa peluang. Misalnya Imam Witoyo yang mendapat umpan matang dari Sugeng Efendi di depan gawang PSG Pati, belum bisa menyelesaikannya menjadi gol lantaran arah bola cenderung melambung di atas mistar gawang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved