Hari Pertama Uji Coba Terbatas Wisata di Gunungkidul, Wisatawan Terkendala Penggunaan PeduliLindungi

Aktivitas wisata di Kabupaten Gunungkidul kembali dibuka dengan skema Uji Coba Terbatas mulai Selasa (20/10/2021) ini. Wisatawan pun diwajibkan

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Alexander Ermando
Petugas TPR Baron menunjukkan lembar QR Code PeduliLindungi yang dipindai oleh pengunjung, Rabu (20/10/2021) 

Hari Pertama Uji Coba Terbatas Wisata di Gunungkidul, Penggunaan PeduliLindungi Masih Terkendala

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Aktivitas wisata di Kabupaten Gunungkidul kembali dibuka dengan skema Uji Coba Terbatas mulai Selasa (20/10/2021) ini.

Wisatawan pun diwajibkan menggunakan aplikasi PeduliLindungi jika ingin masuk ke kawasan wisata.

Pengunjung hingga petugas rupanya masih mengalami kendala dengan penggunaan aplikasi dari pemerintah pusat tersebut.

Seperti di gerbang utama Pos Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Baron.

Baca juga: Bupati Klaten Sri Mulyani Pelototi PTM di Sekolah, Minta Satgas Lakukan Swab Acak Cegah Klaster

"Masih ada sedikit kendala, meski seluruh petugas di TPR sudah memiliki aplikasi tersebut," ungkap Koordinator TPR Baron, Heri Mulyono ditemui siang ini.

Salah satu kendalanya adalah tidak semua pengunjung memiliki aplikasi tersebut.

Bahkan ia menyebut ada beberapa pengunjung yang sama sekali tidak menggunakan atau memiliki ponsel pintar.

Sebagai solusinya, Heri mengatakan pengunjung bisa menunjukkan bukti sudah divaksin. Bisa berbentuk kartu sertifikat atau kartu vaksin yang diberikan oleh petugas kesehatan.

"Sebagian besar pengunjung juga sudah memahami dan menyadari syarat-syarat untuk masuk," katanya.

Selain menggunakan aplikasi, petugas juga menyiapkan lembar QR Codeode PeduliLindungi.

Lembar inilah yang digunakan agar pengunjung bisa memindai QR Code dan ada bukti status "Check-In" di ponselnya.

Sesuai ketentuan, pengunjung dibatasi maksimal hanya 25 persen dari kapasitas total selama Uji Coba Terbatas ini.

Heri mencontohkan untuk Pantai Baron maksimal sekitar 2 ribuan orang, sedangkan Kukup sekitar 1.700-an.

Baca juga: Buka Akses Bus Pariwisata, Pemkot Yogyakarta Siap Terapkan One Gate System 

"Sampai siang ini kemungkinan yang masuk lewat TPR sudah 5 ribuan orang, dengan lebih dari 100 kendaraan," jelas Heri.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul resmi membuka 27 destinasi wisata mulai hari ini. Keputusan diambil seiring dengan turunnya status aglomerasi DIY menjadi PPKM Level 2.

Keputusan itu tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Sekretaris Daerah Gunungkidul, Drajad Ruswandono. Adapun 27 destinasi tersebut sudah memenuhi persyaratan, seperti sertifikat CHSE dan QR Code PeduliLindungi.

"Destinasi wisata yang belum mengajukan sertifikasi CHSE atau yang masih menunggu jadwal audit untuk tetap melengkapi syarat tersebut," kata Drajad lewat SK tersebut. (alx)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved