Breaking News:

Berita Klaten Hari Ini

18 Petani KTNA Klaten Tangkarkan Benih Padi hingga 7,3 Ton untuk Musim Tanam Lanjutan

Penangkaran benih padi berbagai varietas itu disiapkan untuk musim tanam lanjutan agar para petani mandiri benih.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Suasana rembug utama KTNA Klaten di Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP), Rabu (20/10/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Sebanyak 18 petani dari Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Klaten menangkarkan 7,3 ton benih padi di masa pandemi.

Penangkaran benih padi berbagai varietas itu disiapkan untuk musim tanam lanjutan agar para petani mandiri benih.

Hal itu disampaikan oleh Plt Ketua KTNA Kabupaten Klaten, Maryanto pada awak media usai dikukuhkan di rembug utama KTNA di aula Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Pemkab Klaten, Rabu (20/10/2021) siang

Rembug utama sendiri dihadiri pengurus harian, pengurus kecamatan, Ketua KTNA Jateng, Munaji dan perwakilan Dinas Pertanian.  

Baca juga: Desa-Desa di Sepadan Sungai Pusur Klaten Didorong Buat Perdes Lindungi Burung Hantu Serak Jawa

"Kita tangkarkan padi umum, kita sudah punya stok saat ini 7,3 ton. Adapun untuk musim tanam (MT) I ini sudah dipesan," ujar Maryanto.

Diakui Maryanto, pada awalnya terdapat 34 petani yang diusulkan namun hanya 18 petani yang lolos syarat untuk penangkaran benih itu.

"Dari 34 itu yang lolos hanya 18 sesuai SOP KTNA yang didasari teknik pelatihan di Sukamandi beberapa waktu lalu," ucapnya.

Kendati berhasil menangkarkan beragam varietas benih padi hingga 7,3 ton.

Namun benih padi tersebut tidak dijual karena untuk menjual benih harus ada sertifikat.

Kemudian Maryanto, juga mengatakan jika KTNA memang tidak menjual benih tapi menjual gabah yang siap ditanam.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved