Breaking News:

PSS Sleman

Hingga Kini Bupati Kustini Sri Purnomo Belum Terima Jawaban Tegas Pemegang Saham PT PSS

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo sampai saat ini, Selasa (19/10/2021) dikabarkan belum menerima jawaban tegas dari pemegang saham mayoritas PT Putra

TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo sampai saat ini, Selasa (19/10/2021) dikabarkan belum menerima jawaban tegas dari pemegang saham mayoritas PT Putra Sleman, Sembada (PSS) atas sejumlah tuntutan suporter PSS Sleman, Brigata Curva Sud (BCS) dan Slemania.

Untuk itu Kustini menyebut dirinya akan terus mengawal konflik suporter dan manajemen ini hingga selesai.

"Belum ada keputusan final dan saya akan terus mengawal," kata Kustini dalam akun pribadinya.

Baca juga: Maulid Nabi Muhammad SAW, Jangan Lupa Sholat Dhuha sebagai Wasiat Baginda Rasulullah

Tuntutan itu antara lain segera mencopot Dejan Antonic dari kursi pelatih PSS, kemudian, Marco Gracia Paulo tidak lagi menjabat sebagai Dirut PT PSS, dan Athur Irawan keluar dari klub.

Sebelumnya Bupati Sleman sempat memberi ultimatum kepada pemegang saham mayoritas PT PSS, Agus Projosasmito untuk memberikan jawaban terakhir kemarin sore, Senin (18/10/2021).

Namun pertemuan yang digelar secara virtual kemarin pukul 16.15 hingga 16.45 WIB dinilai belum memberi kejelasan yang pasti.

Dalam isi pertemuan itu disebutkan dalam media sosial pribadi milik Kustini, antara lain;

"Bupati Sleman menegaskan 3 tuntutan suporter dan mereview isi surat Pemkab ke PT Pallaium,"

"Kemudian Agus Projosasmito telah berkomunikasi dengan pemegang saham mayoritas yang lain dan bersepakat untuk menyelesaikan, namun belum ada keputusan,"

Baca juga: UPDATE Gunung Merapi Selasa 19 Oktober 2021: Keluarkan Dua Kali Guguran Lava ke Barat Daya 1 Km

"Selanjutnya, Bupati menegaskan bahwa PT PSS harus menyelesaikan secara profesional dan keputusan harus segera dikeluarkan karena sudah berlarut-larut,"

"Agus Projosasmito berkomitmen akan selalu mencari solusi paling baik buat suporter, pemain, dan manajemen,"

Dari isi pertemuan tersebut bisa disimpulkan sampai sekarang pihak pemegang saham belum dapat memberi jawaban yang pasti soal tuntutan dari pihak suporter. (tsf)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved