Breaking News:

Hari Libur Keagamaan Digeser, Malioboro Tetap Dipadati Wisatawan

Pemerintah menggeser hari libur nasional peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dari tanggal 19 Oktober ke 20 Oktober 2021.

TRIBUNJOGJA.COM/ Yuwantoro Winduajie
Kendaraan dan wisatawan memadati kawasan Malioboro pada Selasa (19/10/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah menggeser hari libur nasional peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dari tanggal 19 Oktober ke 20 Oktober 2021.

Keputusan pemerintah untuk menggeser hari libur nasional adalah untuk mengurangi pergerakan massa.

Sebab jika hari libur tidak digeser, ada kecenderungan di masyarakat untuk memanfaatkan hari ‘kejepit’ dalam rangka memperpanjang libur

Kendati demikian, niat masyarakat untuk berlibur seakan tak terbendung.

Baca juga: Masih Suasana Pandemi Covid-19, Pelaksanaan Garebeg Sawal Keraton Yogyakarta Digelar Sederhana

Di kawasan Malioboro DI Yogyakarta, wisatawan terpantau memadati wilayah ini pada Selasa (19/10/2021) pagi.

Banyak kendaraan yang melintas sehingga menimbulkan kemacetan. Kendaraan dengan plat luar DIY juga terpantau memadati kawasan ini.

Salah seorang wisatawan asal DKI Jakarta, Heru Santoso (32) mengungkapkan, dirinya memutuskan mengambil cuti di tempat perusahaannya bekerja untuk berwisata di DI Yogyakarta.

Dia sengaja cuti menjelang hari libur nasional yang jatuh pada 20 Oktober 2021 mendatang.

Dengan demikian, masa liburnya menjadi lebih panjang.

"Iya kan akhir tahun sekalian ngabisin masa cuti. Kan ini ada tanggal merah juga jadinya bisa lebih lama liburnya. Senin depan baru kerja lagi," beber seorang pegawai swasta ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved