Breaking News:

Warga Kampung Antusias Tunggu Kedatangan Pesilat Klaten yang Nazar Lari dari Salatiga ke Trucuk

Puluhan warga yang terdiri dari emak-emak dan anak-anak terpantau memadati jalan menuju rumah Mustakim.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUN JOGJA / ALMURFI SYOFYAN
Antusias warga Desa Karangpakel, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten saat menunggu kedatangan Khoirudin Mustakim, Senin (18/10/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Warga Desa Karangpakel, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah antusias menjelang kedatangan Khoirudin Mustakim ke rumahnya.

Sebagaimana diketahui, Khoirudin Mustakim merupakan pesilat asal Klaten yang melaksanakan nazar lari dari Kota Salatiga menuju rumahnya di Desa Karangpakel, Kecamatan Trucuk, Senin (18/10/2021).

Pantauan TribunJogja.com di Desa Karangpakel pukul 14.44 WIB, puluhan warga yang terdiri dari emak-emak dan anak-anak terpantau memadati jalan menuju rumah Mustakim.

Pada dua sisi jalan juga terlihat puluhan bendera merah putih dan bendera perguruan silat juga ikut dipajang.

Baca juga: Pesilat Asal Klaten Tunaikan Nazar Lari Sejauh 53 Kilometer dari Salatiga ke Rumahnya di Trucuk

Seorang warga, Nurdin, mengatakan warga sejak pagi hari sudah antusias untuk menyambut kedatangan Mustakim.

"Mustakim ini anaknya juga ramah makanya warga senang dengan prestasinya meraih emas silat PON dan buat bangga warga sini," ucapnya pada TribunJogja.com.

Warga lainnya, Sanggup Hariyanto (51), menyebut jika Mustakim sosok yang suka membantu orang tua kalau pulang ke rumah.

Khoirudin Mustakim saat ditemui di Desa Bonyokan, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin (18/10/2021).
Khoirudin Mustakim saat ditemui di Desa Bonyokan, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin (18/10/2021). (TRIBUN JOGJA / ALMURFI SYOFYAN)

"Sama tetangga baik, kalau pulang suka main dengan teman-teman dan tidak sombong meski dia sudah sering juara atau berprestasi," urainya.

Sebelumnya, saat ditemui di Desa Bonyokan, Kecamatan Jatinom, Khoirudin Mustakim mengatakan jika dirinya sebelum PON sudah mengucapkan nazar.

Baca juga: Tiba di Bonyokan Jatinom, Pesilat Klaten yang Lari dari Salatiga Disambut Puluhan Anak SD

"Ini sudah menjadi nazar saya jika berhasil jadi juara PON saya akan lari dari Salatiga menuju rumah di Klaten," ucap Mustakim saat TribunJogja.com temui di Desa Bonyokan tersebut.

Menurutnya, nazar tersebut juga bagian dari wujud syukur atas prestasi yang ia raih pada ajang olahraga terbesar di Indonesia itu.

Khoirudin Mustakim saat ditemui di Desa Bonyokan, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin (18/10/2021).
Khoirudin Mustakim saat ditemui di Desa Bonyokan, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin (18/10/2021). (TRIBUN JOGJA / ALMURFI SYOFYAN)

"Ini emas yang pertama dan keikutsertaan saya yang pertama juga pada ajang PON," jelasnya.

Diakui Mustakim, untuk melaksanakan nazar itu dirinya sudah melakukan persiapan selama tiga hari dengan berlatih rutin setelah pulang dari Papua.

"Jumat, Sabtu dan Minggu kemarin saya sudah persiapan. Ini jaraknya sekitar 58 kilometer dan jarak tempuh sekitar 8 jam," ulasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved