Breaking News:

Jelang Libur Maulid Nabi, Kendaraan Pelat Luar DIY Masih Padati Kota Yogyakarta

Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Windarto, mengatakan ada kemungkinan kendaraan pelat luar DIY adalah wisatawan.

Tribunjogja/ Christi Mahatma Wardhani
Kondisi lalu lintas di Tugu Pal Putih Yogyakarta, Senin (18/10/2021) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Akhir pekan sudah usai, namun masih banyak kendaraan berpelat luar DIY terpantau masih memadati wilayah Yogyakarta.

Bahkan, pantauan reporter Tribun Jogja, terjadi antrean di beberapa ruas jalan di Kota Yogyakarta. 

Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Windarto, mengatakan ada kemungkinan kendaraan pelat luar DIY adalah wisatawan.

Sebab pekan ini ada hari libur Maulid Nabi Muhammad SAW.

Menurut dia, banyak warga dari luar DIY yang memperpanjang masa liburnya di wilayah Yogyakarta 

"Jumat kemarin belum terlalu padat, mulai Sabtu, Minggu, dan hari ini agak padat. Masih pelat luar (DIY), kemungkinan wisatawan, karena kan Rabu libur. Mungkin ambil cuti diperpanjang liburnya,"katanya, Senin (18/10/2021).

Ia menduga level PPKM di daerah lain juga berkontribusi terhadap kepadatan lalu lintas di Yogyakarta. 

"Beberapa daerah kan sudah turun level PPKMnya, kemungkinan terus bisa berwisata, termasuk ke Yogyakarta," sambungnya.

Selain itu, kepadatan lalu lintas di wilayah Kota Yogyakarta juga dipengaruhi oleh kapasitas jalan yang berkurang.

Hal itu karena ada beberapa jalan yang sedang dalam perbaikan. Sehingga pengguna jalan harus mencari jalan alternatif lain, hingga akhirnya menyebabkan antrean. 

Beberapa jalan yang sedang dalam perbaikan antara lain Jalan Ahmad Dahlan, Jalan Wahidin, dan Jalan Sudirman. 

"Memang terjadi antrean panjang di beberapa titik, karena memang kapasitas jalan menurun. Selain itu ya karena fenomena libur, orang memanfaatkan untuk memperpanjang liburnya,"tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved