Breaking News:

Kabupaten Gunungkidul

Buntut Klaster Ponpes, Dinkes Gunungkidul Minta Akitivitas Dihentikan Sementara

Pihak ponpes diminta menghentikan sementara seluruh kegiatan, meliputi aktivitas belajar mengajar hingga kegiatan keagamaan di sana.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul bergerak cepat setelah munculnya klaster penularan Covid-19 baru.

Adapun klaster muncul di sebuah pondok pesantren (ponpes) yang berada di Kapanewon Karangmojo.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul Dewi Irawaty memastikan 17 santri yang terpapar sudah menjalani isolasi mandiri (isoman).

Proses itu dijalani di lingkungan ponpes.

"Namun mereka menempati tempat tersendiri, terpisah dari santri lainnya," kata Dewi ditemui di ruangannya, Jumat (15/10/2021).

Baca juga: BREAKING NEWS: Muncul Klaster Ponpes di Gunungkidul, 17 Orang Terpapar COVID-19

Ia juga mengatakan 17 santri tersebut dalam kondisi baik alias tidak sedang dalam gejala berat.

Kondisi mereka mendapat pemantauan dari pihak ponpes hingga Puskesmas setempat.

Meski demikian, Dewi tetap meminta pihak ponpes menghentikan sementara seluruh kegiatan.

Meliputi aktivitas belajar mengajar hingga kegiatan keagamaan di sana.

"Kami minta distop dulu sampai karantina para santri selesai," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved