Breaking News:

Kisah Inspiratif

Bikin Batik Kayu Peralatan Rumah Tangga, Warga Klaten Ini Sukses Raup Omzet Fantastis

Batik kayu yang dikembangkan sejak beberapa tahun terakhir, kini sukses mendatangkan omzet hingga Rp25 juta per bulan.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Perajin batik kayu saat menunjukan talenan yang sedang menjalani proses pembatikan di Desa Jarum, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Kamis (14/10/2021). 

Ia mengatakan, dalam satu bulan ia bisa memproduksi 1.000 pcs batik kayu peralatan rumah tangga dengan dibantu karyawan sebanyak 14 orang yang merupakan warga sekitar tempat tinggalnya.

Kemudian, harga satuan batik kayu dipatok Rp85 ribu hingga Rp100 ribu dengan ukuran panjang 40 cm dan lebar 20 cm.

"Untuk omzet batik kayu sekitar Rp20 juta hingga Rp 25 juta per bulan," imbuhnya.  

Baca juga: Kesuksesan Warga Klaten Bikin Payung Motif Batik, Diminati Warga India dan Hongkong

Ia mengatakan jika batik kayu itu produk unggulannya adalah talenan selain itu ada juga nampan, piring, gelas hingga sendok.

"Ini ide awalnya karena ingin terus melakukan inovasi batik serta mengikuti tren pasar saat ini," urai dia.

Disinggung terkait motif, saat ini ia memadukan motif batik klasik, batik kontemporer dan batik modern

"Satu batik kayu bisa dibuat 1 atau 2 jam," tambahnya.

Seorang perajin batik kayu Sularto, Yatmi Rahmatilah (41) mengaku jika dalam sehari bisa membatik kayu hingga lima unit peralatan rumah tangga.

"Saya paling sering talenan kesulitan batik kayu saat proses mencanting tidak berbunyi. Satu batik kayu bisa saya buat sekitar 1 jam saja," katanya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved