Breaking News:

PSS Sleman

Belum Penuhi Tuntutan Suporter, Manajemen PSS Sleman Pilih Evaluasi Menyeluruh Bertahap

Setelah berdialog cukup lama dengan Sleman Fans, akhirnya manajemen PSS Sleman mengambil kesimpulan untuk menunda pemecatan Dejan Antonic.

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
Tribunjogja.com | Suluh Pamungkas
PSS Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM - Jelang laga pertama seri kedua BRI Liga 1 2021/2022, manajemen PSS Sleman kembali berdialog dengan jajaran suporternya, Kamis (14/10/2021) di Omah PSS untuk menindak lanjuti tuntutan Dejan Antonic dilengserkan dari kursi pelatih PSS Sleman, begitu pula dengan menuntut mundurnya Dirut PT PSS, Marco Gracia Paulo, dan bek kiri PSS Sleman, Arthur Irawan.

Dalam pertemuan tersebut dari pihak manajemen dihadiri oleh Direktur Keuangan PSS, Andi Wardhana, sementara kalangan suporter diwakili oleh pihak Slemania dan Brigata Curva Sud (BCS).

Setelah berdialog cukup lama, akhirnya manajemen PSS Sleman mengambil kesimpulan untuk menunda pemecatan Dejan Antonic, namun manajemen berjanji akan terus melakukan evaluasi secara bertahap selama berlangsungnya seri kedua Liga 1.

Baca juga: PSS Sleman Vs Barito Putera: Nasib Dua Pelatih Dipertaruhkan

"Merespons isu-isu yang berkembang mengenai PSS Sleman saat ini, jajaran direksi PT Putra Sleman Sembada (PSS) telah melakukan komunikasi intens dengan dewan komisaris dan pemegang saham mayoritas PT Palladium Pratama Cemerlang. Maka Diambil keputusan bahwa demi keberlangsungan PSS dalam mengarungi kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 seri ke-2, manajemen akan melakukan evaluasi ketaatan dan menyeluruh secara bertahap di seri ke-2," tulis PSS Sleman di media sosial resminya.

Sehingga pada pertandingan nanti, PSS Sleman melawan Barito Putera, Jumat (15/10/2021), Dejan Antonic masih akan menjadi juru taktik Bagus Nirwanto dkk.

Dengan semua dinamika tersebut akhirnya saat ini suporter PSS Sleman mengambil langkah dengan mengeluarkan mosi tidak percaya hingga senyapkan media PSS.

"MOSI TIDAK PERCAYA!," cuit akun Twitter BCSXPSS_1976, Kamis (14/10/2021) pukul 23.05 WIB.

"Genting. PSS Sleman kini kian menjauh. Gejolak dalam akar rumput menumbuh tak terbendung. Akumulasi permasalahan di tubuh klub yang tak kunjung usai justru semakin menguatkan tiga tuntutan Sleman Fans," ujar cuitan tersebut.

Baca juga: Masalah PSS Sleman Tak Kunjung Usai, Seruan #MarcoOut, Senyapkan Media PSS hingga Nasib Dejan

"Petak umpet. Kemanapun juga kami datangi, kami cari PSS Sleman kami. Dari Sleman ke Bandung lalu Jakarta. Acuh, tiada berpulang pasca seri pertama. Berdalih seri kedua akan berlangsung di Jakarta. Tanpa mampir, PSS bertolak ke Surakarta. Beriringan dengan tuntutan Sleman Fans yang belum mampu dipenuhi dewan komisaris dan pemegang saham mayoritas. Mengingat telah dilakukan penagihan janji yang disepakati hari ini. Hari dimana sebelum Series 2 akan digelar. Maka malam ini kami akan membawa tuntutan ini kepada Kepala Daerah, yakni Bupati Sleman. PSS adalah aset daerah yang harus diperjuangkan dan diselamatkan bersama. Berdasarkan dari pertemuan perwakilan BCS dengan Bapak Agus Projosasmito tempo hari di Jakarta, kami mendapatkan informasi bahwa ada satu nama pemegang saham mayoritas lain, Ibu Effy Soenarni Soeharsono. Fakta yang ditemukan bahwa Ibu Effy adalah ibu dari Arthur Daniel Irawan. Jangan goyah, apapun itu. Stick together kawanku. Tetap dalam barisan! #DejanOut #ArthurOut #MarcoOut," demikian cuit akun Twitter BCS dalam utas berjudul 'Mosi Tidak Percaya'.

Selanjutnya, BCS juga mengambil tindakan untuk melakukan audiensi dengan Bupati Sleman terkait tuntutan yang tak kunjung dijawab oleh Direksi PT PSS.

"Bupati Sleman sepakat akan melakukan tindakan dengan melayangkan surat untuk kedua pemegang saham mayoritas. Bapak Agus dan Ibu Effy untuk dapat duduk bersama membahas dan merealisasikan tiga tuntutan, Kami memberikan deadline hingga pukul 13.00 WIB hari ini," cuit akun BCS lagi.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved