10 Contoh Ucapan Duka Cita Lewat WhatsApp yang Tak Sekadar Basa-basi

Ucapan duka cita sejatinya bukan sekadar basa-basi agar Anda terlihat peduli. Namun lebih jauh dari itu, ucapan duka cita merupakan bentuk empati

Tayang:
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
Ist
Ilustrasi WhatsApp 

TRIBUNJOGJA.COM - Ucapan duka cita sejatinya bukan sekadar basa-basi agar Anda terlihat peduli. Namun lebih jauh dari itu, ucapan duka cita merupakan bentuk empati yang benar-benar ditujukan untuk memberikan dukungan moril. Agar orang yang dituju merasa tidak sendirian, merasakan ada dukungan, serta merasakan memiliki kekuatan untuk bangkit dari perasaan kehilangan.

Meski demikian, tak sedikit di antaranya yang menyampaikan ucapan duka cita hanya agar Anda terlihat peduli, atau karena orang lain yang berada dalam satu grup WhatsApp Anda pun melakukan hal itu.

Biasanya hal itu tercermin dari cara seseorang membuat kalimat ucapan duka cita.

Bahkan beberapa di antaranya hanya menyalin dari ucapan duka cita yang dikirimkan orang lain sebelumnya.

Ada juga ucapan-ucapan duka cita yang sangat standar.

Semisal RIP, Turut Berduka Cita, Ikut Berbelasungkawa, dll. Kalimat itu seperti halnya template yang digunakan banyak orang.

Mungkin salah satu alasannya karena Anda tak perlu merangkai kata terlalu sulit untuk menunjukkan perhatian pada orang yang sedang berduka.

Pertanyaannya, apakah ungkapan tersebut memberikan nilai positif bagi yang menerimanya?

Berikut ini merupakan contoh kalimat-kalimat atau kata mutiara ungkapan duka cita yang menggambarkan simpati dan dorongan moril positif.

Anda bisa mengaplikasikannya untuk teman, saudara maupun orang lainnya yang Anda kenal di media sosial.

1. Tidak ada seorang pun yang merasa siap ditinggalkan oleh orang tersayang, begitu juga aku, kamu dan siapa pun. Tapi ini adalah sesuatu yang pasti terjadi, ini hukum alam yang berlaku bagi semua orang.

Aku yakin kamu bisa melewati masa-masa sulit ini.

Satu yang perlu kamu tahu, aku akan selalu ada di sampingmu kapan pun kamu butuhkan untuk bangkit dari kedukaan.

Percayalah, dia sudah mendapatkan kehidupan yang baik di alam sana.

2. Turut berduka cita atas meninggalnya (isi sendiri).

Aku tahu, ini adalah masa-masa yang sangat sulit bagimu.

Tapi percayalah, aku akan menjagamu dalam setiap doaku, semoga kamu tetap tegar menghadapi ini semua.

3. Beruntunglah kamu yang pernah begitu dekat dengannya. Ia mengajarkan pelajaran hidup yang luar biasa yang tidak semua orang bisa mendapatkannya dari orang hebat seperti (isi sendiri).

Meski kini dia telah tiada, namun pelajaran yang ia berikan akan kekal dan menjadi bekalnya menjalani kehidupan bahagia di alam sana.

Turut berduka cita.

4. Turut berduka cita, mungkin hanya ini yang bisa aku ungkapkan.

Tapi percayalah, kamu tak perlu mempertanyakan ketulusan hati ini, aku akan selalu ada kapan pun kamu butuhkan.

5. Turut berduka cita, atas meninggalnya (isi sendiri). Aku tahu ini adalah masa-masa yang sangat sulit. Aku pun akan merasa demikian.

Tapi percayalah, dia adalah orang yang baik, orang yang juga akan dirindukan oleh begitu banyak orang.

Semoga kita dipertemukan kembali dengannya di alam sana.

6. Turut berduka cita atas meninggalnya (isi sendiri).

Sejujurnya, aku pun merasa kehilangan sosok yang hebat. Dan tentu kamu pun merasakan hal yang sama. Aku sangat paham bagaimana perasaanmu saat ini.

Yang kuat ya, peluk hangatku untukmu, semoga kamu tabah dan sabar melewati ujian ini.

7. Dia (isi sendiri) orang yang sungguh luar biasa dengan kehidupan yang juga luar biasa.

Aku merasa sangat beruntung pernah mengenalnya. Banyak sekali ilmu dan pelajaran yang ku dapatkan.

Semoga ia diberikan tempat yang terbaik di sisi-Nya, tempat spesial sebagaimana ia memberikan kesan spesial kepada orang lain semasa hidupnya.

8. Aku tahu, aku tidak bisa menghilangkan rasa sakit dan kesedihanmu, tapi aku ingin kamu tahu bahwa aku di sini dengan bahu atau telinga atau apa pun yang kamu butuhkan untuk bangkit dari keadaan ini.

Turut berduka cita atas meninggalnya (isi sendiri).

9. Aku tak tahu harus berkata apa dalam menghadapi rasa kehilangan yang begitu sulit ini.

Aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku peduli padamu, dan aku ikut merasakan kesedihanmu.

Aku turut berdoa semoga ia tenang di alam sana.

10. Turut beduka cita atas meninggalnya (isi sendiri). Aku tahu akan ada banyak orang yang juga merasakan kesedihan ditinggalkan oleh orang sebaik dia. Begitu juga aku.

Kamu bisa meluapkan kesedihan, tapi kali ini saja.

Selanjutnya, ku harap kamu bisa tegar karena kamu sudah diberi kesempatan untuk hidup bersama orang sehebat dia.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved