Breaking News:

PSS Sleman

PSS SLEMAN: Tuntutan Belum Dipenuhi, BCS Kembali Serukan #MarcoOut dan Senyapkan Media PSS

Tagar #MarcoOut kembali diserukan Sleman Fans, menuntut Direktur Utama PT PSS, Marco Gracia Paulo mundur dari klub berlogo candi tersebut.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Tribun Jogja/ Hanif Suryo
Suporter PSS Sleman, Brigata Curva Sud (BCS) saat mendukung tim kebanggannya kontra Persija Jakarta pada ajang Piala Presiden di Stadion Maguwoharjo, Sleman, 15 Maret 2019. 

"Serta akan mengumumkan sebelum lanjutan Liga 1 Series kedua, 15 Oktober 2021 di Jawa Tengah. Doakan,".

Adapun aksi Sleman Fans yang ngluruk ke Bandung merupakan respon dari ultimatum yang sebelumnya disampaikan Marco, beberapa waktu lalu.

Marco Gracia Paulo sempat mengatakan dalam mediasi melalui sambungan telepon dengan perwakilan suporter bahwa PSS Sleman akan pindah homebase.

Pernyataan itu keluar setelah suporter menggeruduk kantor PSS Sleman, Yogyakarta, 30 September 2021.

Suporter meminta manajemen PSS Sleman segera memecat Dejan Antonic lantaran dinilai gagal.

Marco Gracia Paulo mengiyakan tuntutan tersebut akan tetapi balik memberi ultimatum dengan menyebut PSS Sleman akan pindah kandang.

Meski telah mengaku khilaf dan menyampaikan permohonan maaf, perasaan hati suporter PSS Sleman terlanjur meradang hingga akhirnya berbondong-bondong ngluruk ke Bandung, Minggu (3/10/2021).

Apa kata Marco?

Melalui IGTV akun instagram pribadinya, Marco Gracia Paulo akhirnya angkat bicara terkait tidak kondusifnya hubungan antara manajemen dan suporter PSS Sleman.

Marco Gracia Paulo menyadari keresahan suporter yang melihat anjloknya prestasi PSS Sleman di series pertama Liga 1 2021.

Dirut PT PSS, Marco Gracia Paulo
Dirut PT PSS, Marco Gracia Paulo (Dokumentasi PSS Sleman)
Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved