Breaking News:

Kabupaten Gunungkidul

Tersangka Korupsi JJLS Girisubo Gunungkidul Dikenai Ancaman Penjara Seumur Hidup

Tersangka mengaku menggunakan uang ganti proyek JJLS senilai Rp 5 miliar untuk melunasi utang-utang yang dimilikinya.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
RS (tengah), Lurah Karangawen, Girisubo, Gunungkidul non-aktif, tersangka kasus penggelapan uang ganti aset proyek JJLS saat jumpa pers di Polres Gunungkidul, Rabu (13/10/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - RS (50), Lurah Karangawen non-aktif Kapanewon Girisubo, Gunungkidul yang menjadi tersangka kasus korupsi uang ganti proyek JJLS tampil pertama kalinya di depan publik.

Ia hadir saat jumpa pers di Mako Polres Gunungkidul pada Rabu (13/10/2021).

Kapolres Gunungkidul AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah menyampaikan sejumlah barang bukti sudah diamankan terkait kasus yang menjerat RS.

"Antara lain laporan pertanggungjawaban APBDes 2019-2020, rekening koran kas desa (kalurahan) 2019-2021, serta rekening koran milik tersangka," kata Aditya pada wartawan.

Baca juga: BREAKING NEWS: Lurah Non-aktif DPO Kasus Dugaan Korupsi JJLS Serahkan Diri ke Polres Gunungkidul

Adapun barang bukti yang turut diamankan adalah surat Izin Gubernur terkait Pelepasan Hak Tanah serta Izin Bupati soal Penghapusan Asset Milik Desa.

Begitu pula dengan dokumen APBDes dan Perubahan Tahun Anggaran 2019-2021.

Menurut Aditya, idealnya uang ganti senilai total Rp7.128.828.000,00 masuk ke rekening kalurahan.

Adapun uang itu diberikan sebagai ganti dari aset Karangawen yang terkena proyek JJLS.

"Keterangan dari Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Manusia (DPUP-ESDM) DIY, uang tersebut ditransfer ke rekening pribadi RS," jelasnya.

Rupanya RS hanya mentransfer sekitar Rp 1,885 miliar ke rekening kalurahan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved