Breaking News:

Penerbangan Internasional ke Bali Dibuka untuk 19 Negara, Berikut Daftarnya

Ada 19 negara yang diizinkan untuk melakukan penerbangan internasional dan masuk ke Bali.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
Humas Bandara I Gusti Ngurah Rai
Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Indonesia akan segera membuka pintu penerbangan internasional ke Bali.

Ada 19 negara yang diizinkan untuk melakukan penerbangan internasional dan masuk ke Bali.

Hal itu dilakukan seiring dengan kondisi pandemi Covid-19 di tanah air, khususnya Bali, yang relatif mulai terkendali.

Selain itu, kebijakan tersebut dilakukan sebagai upaya untuk memulihkan kembali perekonomian, terutama di sektor pariwisata Bali yang sempat mati suri selama Pandemi Covid-19.

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkap kesiapan Bali menerima kedatangan turis asing.

Baca juga: Ini Alasan Presiden Jokowi Optimis Buka Penerbangan Internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali

Baca juga: Penerbangan Internasional di DI Yogyakarta Tunggu Kesiapan Pemda

Tak hanya Bali, penerbangan internasional juga akan dibuka di Kepulauan Riau.

Hal tersebut dijelaskan Luhut dalam rapat koordinasi yang diselenggarakan secara virtual di Jakarta, Rabu (13/10/2021).

"Sesuai arahan Presiden RI, kami memberikan izin kepada 19 negara untuk bisa melakukan perjalanan menuju Bali dan Kepulauan Riau," ujar Luhut dalam keterangan resminya.

Penerbangan internasional ke Bali dan Kepulauan Riau dibuka untuk 19 negara sebagai berikut:

  1. Arab Saudi
  2. Uni Emirat Arab
  3. Selandia Baru
  4. Kuwait
  5. Bahrain
  6. Qatar
  7. China
  8. India
  9. Jepang
  10. Korea Selatan
  11. Liechtenstein
  12. Italia
  13. Perancis
  14. Portugal
  15. Spanyol
  16. Swedia
  17. Polandia
  18. Hungaria
  19. Norwegia
Pesawat lepas landas dari Bandara Internasional Ngurah Rai Bali. Jumlah wisatawan dari Tiongkok telah turun 35 persen
Pesawat lepas landas dari Bandara Internasional Ngurah Rai Bali. (Reuters)

Pemberian izin kepada 19 negara itu bukan tanpa alasan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved