Breaking News:

Kritik Ray Rangkuti Soal Pansel KPU dan Bawaslu : Bertentangan dengan UU No 7 Tahun 2017

Kritik Ray Rangkuti Soal Pansel KPU dan Bawaslu : Bertentangan dengan UU No 7 Tahun 2017

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
CHRISTOFORUS RISTIANTO/ KOMPAS.com
Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti seusai menghadiri diskusi di Jakarta Pusat, Jumat (18/1/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Pemerintah resmi mengumumkan susunan panitia seleksi calon (Pansel) anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) periode 2022-2027.

Total ada sebelas anggota pansel KPU dan Bawaslu yang ditetapkan oleh pemerintah.

Kesebelas anggota pansel tersebut yakni Juri Ardiantoro yang menjabat sebagai ketua, wakil ketua pansel sekaligus anggota adalah mantan Wakil Ketua KPK Chandra M. Hamzah, sekretaris Pansel yakni Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum) Kemendagri Bahtiar.

Lalu yakni Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej, akademisi Unair Airlangga Pribadi Kusman, akademisi UI Hamdi Muluk, Endang Sulastri, mantan Hakim Konstitusi I Dewa Gede Palguna, Abdul Ghaffar Rozin, aktivis anti korupsi Betti Alisjahbana, dan anggota Kompolnas Poengky Indarty.

Namun penetapan pansel KPU dan Bawaslu oleh pemerintah tersebut mendapatkan kritik dari banyak pihak.

Salah satunya oleh Pengamat Politik sekaligus Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti.

Dia menilai, Pemerintah seharusnya segera merespon pertanyaan publik terkait penilaian adanya 4 orang wakil pemerintah dalam tim seleksi Penyelenggara Pemilu 2021-2022. 

Menurut Ray, pertanyaan ini logis karena memang setidaknya ada 4 nama di dalam Timsel yang jabatannya berada di bawah struktur presiden.

Yakni Juri Ardiantoro, Bahtiar, Edward Omar Sharif Hiariej, dan Poengky Indarty.

"Ke empat nama dimaksud menjabat dalam jabatan struktural yang berada di bawah dan bertanggungjawab terhadap presiden. Lembaga Kompolnas misalnya adalah lembaga di bawah dan bertanggung langsung kepada presiden," kata Ray dalam keterangannya, Rabu (13/10/2021) seperti yang dikutip Tribunjogja.com dari Tribunnews.com.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved