Breaking News:

Kiper PSIM, Imam Arif Ungkap Kesuksesan Hadang Tendangan Beto dan Ferdinand Sinaga di Derby Mataram

Laga penuh gengsi yang dikemas dalam derby Mataram yang mempertemukan PSIM Yogyakarta dengan Persis Solo selalu menarik perhatian.

freepik
Ilustrasi bola 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Laga penuh gengsi yang dikemas dalam derby Mataram yang mempertemukan PSIM Yogyakarta dengan Persis Solo selalu menarik perhatian.

Begitu pula dengan pertandingan keduanya semalam, Selasa (13/10/2021) di Stadion Manahan Solo pada pekan ketiga Liga 2 2021/2022, menyajikan pertandingan yang ciamik.

Persis Solo dengan skuad mewahnya tahun ini seperti, Beto Goncalves, Ferdinand Sinaga, Sandi Sute, Fabiano Beltrame, Eky Taufik dan banyak lainnya, dalam 90 menit tak mampu menyarangkan satu gol pun ke gawang PSIM.

Padahal sepanjang laga Persis Solo mampu menguasai pertandingan dengan penguasaan bola 62 persen, dan melakukan 21 kali percobaan tembakan, dengan tiga diantaranya mengarah ke gawang.

Kokohnya pertahanan PSIM malam itu menjadi kunci bagaimana membuat pemain Persis Solo tak mampu mencetak gol satu pun, kendati sejak awal Eky Taufik dkk melakukan serangan yang tak henti.

Baca juga: Bupati Sleman Sambut Baik Rencana Suporter Boleh Nonton di Stadion 

Tentu hal itu mengundang decak kagum bagi publik PSIM Yogyakarta, namun hal itu pula yang membuat pemain Persis Solo harus gigit jari. Apalagi setelah tembakan keras Beto Goncalves di dalam kotak penalti mampu dibendung oleh kiper PSIM, Imam Arif Fadhillah, bukan menggunakan tangan melainkan dadanya.

Setelah itu Imam juga dapat menangkis tembakan deras yang menghujam gawang dari Ferdinand Sinaga melalui skema bola mati.

Kepada Tribun Jogja, Imam berkisah saat ditemui di Wisma PSIM selepas mendapat sambutan dari suporter, Rabu (12/10/2021) mengatakan jika kedua pemain, Ferdinand dan Beto yang juga merupakan kawan lamanya sempat bertemu seusai pertandingan.

"Mereka bilang gini '"hari ini hari kamu papa' tapi saya bilang ke mereka, ini bukan hari saya, tapi harinya PSIM," tegas kiper asal Tasikmalaya, Jawa Barat ini.

Selain itu ia menyebutkan kunci sukses dari penampilannya dan rekan-rekan untuk membendung semua serangan Persis Solo adalah fokus terhadap permainan dan tujuan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved