Breaking News:

Indah Mengaku Terasa Reunian

Pembukaan Pameran GoArt Kelompok Termos85 menjadi ajang berkumpulnya para seniman dan pegiat pariwisata.

Editor: Agus Wahyu
ISTIMEWA
SERASA REUNI - Pembukaan Pameran GoArt Kelompok Termos85 menjadi ajang berkumpulnya para seniman dan pegiat pariwisata, Minggu (10/10/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pembukaan Pameran GoArt Kelompok Termos85 menjadi ajang berkumpulnya para seniman dan pegiat pariwisata. Tak hanya dari Yogyakarta, namun juga dari Solo, Magelang, Surabaya, dan Jakarta ikut datang ke pameran ini.

Direktur Utama Badan Otorita Borobudur (BOB) Ir Indah Juanita MM, yang membuka pameran pun merasa senang dan kerasan di tengah-tengah acara Minggu sore (10/10/2021) tersebut. Saat itu, hadir sejumlah tamu di antaranya Prof Dr M Baiquni (UGM), yang selama ini intens dalam pengembangan pariwisata.

Ada Dr Hadjar Pamadhi yang banyak bergiat di museum. Kemudian ada Aryo dan kawan-kawannya yang sedang menyusun aplikasi untuk Calendar of Events (CoE) untuk pariwisata DIY-Jateng. Hadir pula pegiat Festival Pasar Kembang (SarkemFest).

Indah Juanita pun mengaku, bagaikan reuni. Bertemu sejumlah kawan, sahabat, kolega yang selama ini telah dan sedang berkolaborasi membangkitkan pariwisata dan industri kreatif di wilayah DIY-Jateng. Wilayah yang menjadi area gerak BOB yang dipimpinnya.

Tak pelak, alumnus Arsitektur ITB ini berada di ruang pameran Leman Art House hingga dua jam lamanya. Selain menikmati karya para perupa Kelompok Termos85, juga berdialog dengan sejumlah kolega tersebut.

"Apresiasi yang sangat tinggi untuk Kelompok Termos85. Pertahankan terus kelompok-kelompok kreatif seperti ini. Meski sudah di atas 50 tahun usia anggotanya, semangatnya harus tetap muda. Kami siap mendukung kegiatan Kelompok Termos85 untuk masa-masa mendatang," ujar Indah saat membuka pameran.

Indah juga mengundang Kelompok Termos85 untuk melakukan kegiatan on the spot, melukis bersama di DeLoano Glamp Camp. "Kami punya destinasi wisata yang ada di wilayah Purworejo, tetapi masuknya dari arah Kulon Progo. Silakan kalau ingin berkegiatan di sana, kami siap support," ajak Indah.

Sebanyak 27 perupa menampilkan karyanya pada Pameran GoART kali ini. Karya-karya yang dalam dalam kuratorial Hadjar Pamadi masuk Representational Art, Non representational Art dan Decorative Art.

Hadjar yang di ruang pameran mendampingi Indah menjelaskan, karya-karya yang dipamerkan. Sesekali, Hadjar juga meminta perupa yang mempunyai karya untuk ikut menjelaskan konsep karyanya.

Saat membuka pameran ini, Indah menerima cindera mata berupa lukisan berukuran 80x100 cm. Lukisan relief perahu yang ada di Candi Borobudur. Lukisan karya Wasis Subroto, anggota Termos85 yang menjadi manajer seni di Leman Art House. "Terima kasih. Ini Samudera Raksa," ucap Indah.

Menandai dimulainya pameran GoART yang berlangsung hingga 23 Oktober 2021, Indah membuka pintu ruang pameran mengajak Prof Dr Baiquni. Maka, mereka berdua secara bersama membuka pintu. Indah pintu sisi kiri, Baiquni pintu sisi kanan.

"Pameran di LEMAN Art House sore ini sungguh sangat menginspirasi, GoART menjadi saksi kebangkitan seni dan seniman di kawasan Jogja Timur," ujar Baiquni.

Ditambahkannya, Gerbang Timur telah membuka diri dengan cahaya semangat kebersamaan sejumlah seniman dari ragam gaya dan ekspresi seni. Kekuatan yang menyatukan adalah semangat untuk terus berkreasi, saling menguatkan ‘Guyubrukun, Gotongroyong, Gayengbareng’ keluar dari masa pandemi dan krisis multidimensi yang sulit ini.

Pameran GoART selain menampilkan karya dua dimensi dengan beragam media, cat minyak, akrilik, cat air, pensil, ballpoint, digital, juga menampilkan karya tiga dimensi. Pameran yang digelar di Leman Art House, Tegalsari, Bayen, Purwomartani, Kalasan hingga 23 Oktober ini bisa disaksikan setiap hari pada pukul 09.00-17.00 WIB. (ayu/rls)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved