Breaking News:

Imam Arief Fadillah Tampil Ciamik di Laga Derby Mataram, Ini Kata Seto Nurdiyantoro

Eks Persib dan PSM Makassar ini tampil luar biasa solid untuk menggagalkan upaya Beto Goncalves, Rivaldi Bawuo, dan juga Ferdinand Sinaga.

Dok PSIM
Penjaga gawang PSIM Yogyakarta, Imam Arief Fadillah. 

TRIBUNJOGJA.COM- Penjaga gawang senior, Imam Arief Fadillah tampil ciamik untuk mencatatkan cleansheet saat timnya PSIM Yogyakarta bermain imbang kontra Persis Solo dalam lanjutan Grup C Liga 2 2021/22 di Stadion Manahan, Solo, Selasa (12/10/2021).

Tampil perdana sebagai starter menggantikan Junaidi Bakhtiar di bawah mistar gawang, eks Persib dan PSM Makassar ini tampil luar biasa solid untuk menggagalkan upaya Beto Goncalves, Rivaldi Bawuo, dan juga Ferdinand Sinaga.

Bagaimana tidak, Persis Solo yang lebih diunggulkan lantaran diperkuat banyak pemain bintang, tampil dominan, tak henti mencecar pertahanan Laskar Mataram.

Tercatat Persis Solo memiliki 3 peluang yang menemui sasaran, sedangkan belasan peluang lainnya melebar dari gawang.

Di antara aksi penyelamatan Imam Arief yang jadi sorotan ialah saat ia sukses menggagalkan peluang Ferdinand Sinaga pada menit ke-75. Imam Arief membuat save krusial terhadap tembakan keras Ferdinand Sinaga yang mengarah tepat ke bagian dadanya.

Beruntung bola rebound yang mengarah ke Beto Goncalves gagal dikonversi menjadi gol, usai sepakan kerasnya melambung jauh di atas gawang.

Ferdinand Sinaga kembali dipaksa gigit jari pada menit ke-87, usai tendangan bebas melengkung ke sisi kanan gawang mampu digagalkan secara gemilang oleh Imam Arief Fadillah. Tendangan bebas tersebut sekaligus menjadi peluang terakhir bagi Persis di laga bertajuk Derby Mataram. 

Penyerang Persis Solo, Ferdinand Sinaga tampak kecewa usai gagal memaksimalkan peluang di laga kontra PSIM Yogyakarta pada lanjutan Grup C Liga 2 2021/22 di Stadion Manahan, Solo, Selasa (12/10/2021).
Penyerang Persis Solo, Ferdinand Sinaga tampak kecewa usai gagal memaksimalkan peluang di laga kontra PSIM Yogyakarta pada lanjutan Grup C Liga 2 2021/22 di Stadion Manahan, Solo, Selasa (12/10/2021). (www.instagram.com/persisofficial)

Menariknya, pada dua laga sebelumnya Imam Arief Fadillah hanya duduk di bangku cadangan. Gawang PSIM Yogyakarta dipercayakan Junaidi Bakhtiar, saat kalah 1-0 dari PSCS Cilacap dan kemudian bermain imbang 1-1 lawan Hizbul Wathan FC.

Pelatih PSIM Yogyakarta, Seto Nurdiyantoro angkat bicara soal keputusannya yang lebih memilih Imam Arief Fadillah di laga Derby Mataram kontra Persis Solo.

"Kami melihat perjalanan latihan, kalau ada progres itu yang dimainkan. Kami memasang pemain, berdasar progres latihan," ujar Seto seusai pertandingan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved