Breaking News:

Sekati YK Ing Mall, Upaya Pemkot Yogyakarta Hidupkan Hegemoni Pasar Malam Sekaten 

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta berupaya menghidupkan kembali hegemoni Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) yang sudah tidak digelar dalam kurun

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Azka Ramadhan
Asisten Sekda Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Yogyakarta, Kadri Renggono. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta berupaya menghidupkan kembali hegemoni Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) yang sudah tidak digelar dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Upaya itu, diwujudkan melalui kegiatan 'Sekati YK Ing Mall'. 

Asisten Sekda Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Yogyakarta, Kadri Renggono mengungkapkan, gelaran ini,  tak bermaksud untuk menyandingi seremoni Sekaten nan sakral itu.

Pemkot pun telah menjalin koordinasi dengan Kraton, serta memperoleh dukungan. 

Baca juga: Modus Urus Surat Pernikahan, Pemuda di Kulon Progo Gadaikan Mobil Rental 

"Kalau prosesi Sekaten, seperti miyos Glgongso, sebar udik-udik, tabuhan gamelan, pembacaan risalah kelahiran nabi, kondur gongso, hingga grebeg, tetap digelar Kraton. Kita hanya menghadirkan suasana PMPS, dengan format berbeda," katanya, Selasa (12/10/2021). 

Selaras dengan namanya, agenda tersebut dilaksanakan di tiga mall di Kota Yogyakarta, yakni Maliobloro Mall, Lippo Mall, serta Galeria Mall, pada 13-18 Oktober 2021.

Dalam kesempatan itu, pihaknya menggandeng pelaku UMKM, untuk memasarkan produk-produknya. 

"Toh, kegiatan ekonomi yang bergantung pada kerumunan kan tidak bisa kita gelar di tengah pandemi. Kalau di mall, pengunjung jelas terkontrol," ujarnya. 

"Semoga ya, di tengah keterbatasan ini, 'Sekati YK Ing Mall' bisa ikut menggeliatkan perekonomian pelaku usaha yang terdampak pandemi, karena bisa menjadi daya tarik bagi warga masyarakat itu," tambah Kadri. 

Baca juga: Siswa di Bantul Boleh Memakai Pakaian yang Warnanya Senada Seragam Saat Pembelajaran Tatap Muka

Sementara Kepala Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Yogyakarta, Tri Karyadi Riyanto menuturkan, nantinya terdapat 40 pelaku usaha yang dilibatkan di Malioboro Mall, 20 di Galeria Mall, dan 10 di Lippo Mall. Menurutnya, antar venue pada event ini saling berkaitan. 

"Namanya, kita pilih Sekati yang bermakna gamelan, dan mencirikan sekaten. Kemudian, untuk YK, selaras dengan city branding Kota Yogyakarta yang telah kita luncurkan 7 Oktober kemarin," pungkasnya. (aka)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved