Breaking News:

Pelaku Usaha Dukung Proyek Revitalisasi Pedestrian di Jalan Perwakilan Yogyakarta, Ini Syaratnya 

Para pelaku usaha di kawasan Jalan Perwakilan Kota Yogyakarta menyatakan dukungannya terhadap proyek revitalisasi pedestrian

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/Azka Ramadhan
Suasana Jalan Perwakilan, Kota Yogyakarta, yang bakal disasar proyek revitalisasi pedestrian, Selasa (12/10/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Para pelaku usaha di kawasan Jalan Perwakilan Kota Yogyakarta menyatakan dukungannya terhadap proyek revitalisasi pedestrian, yang siap dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta dalam waktu dekat. 

Ketua Forum Komunikasi dan Koordinasi Perwakilan (FKKP), Adi Kusuma Putra Suryawan, berujar pihaknya  mendukung penuh kebijakan Pemkot Yogyakarta, yang akan melakukan perbaikan dan peningkatan sarana dan prasarana, guna menambah daya tarik wisatawan. 

Namun, ia menyadari sepenuhnya, bahwa dalam proses pembangunan, pasti akan ada pihak-pihak yang terdampak, baik secara langsung, maupun tak langsung. Terutama, para pedagang lesehan, kios, kaki lima, serta parkir. 

"Karena selama ini memang banyak yang menggantungkan kehidupan melalui kegiatan ekonomi di sepanjang Jalan Perwakilan, ya," tandas Adi, Selasa (12/10/2021). 

Katanya, sebagai konsekuensi, ada beberapa kemungkinan dampak yang bakal diterima.

Antara lain yakni, keharusan menutup usaha sementara sesuai durasi proyek.

Bahkan, ada kemungkinan pula harus menutup selamanya, atau pindah lokasi, seandainya ada perubahan aturan. 

Oleh sebab itu, dalam rangka mengantisipasi dampak bagi penghidupan pelaku ekonomi di Jalan Perwakilan, Adi pun berharap, agar FKKP diberi informasi, serta pemahaman, terkait rencana besar, atau grand strateginya. 

"Harapannya pembangunan dilakukan secara bertahap, ya, agar sebagian dari kami masih bisa melakukan kegiatan produktif. Kalau bisa, juga diberi waktu cukup, untuk melakukan persiapan-persiapan," cetusnya. 

"Jika ada relokasi, dan proses pembangunan tempat relokasi berjangka panjang, kami mohon diberikan tempat sementara, agar kami bisa tetap melaksanakan kegiatan ekonomi, guna menopang kehidupan," pungkas Adi. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved