Breaking News:

Pameran Abnormal Baru Hadirkan Karya Mengagumkan Dwi Putro, Seniman Lukis Penderita Gangguan Mental

Dalam pameran ini, menyuguhkan karya mengagumkan dari Dwi Putro atau yang akrab disapa Pak Wi

TRIBUNJOGJA.COM/ HANIF SURYO
Pameran karya seni visual bertajuk Abnormal Baru oleh Dwi Putro X Nawa Tunggal (DPNT) diselenggarakan di Jogja Gallery. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pameran karya seni visual bertajuk "Abnormal Baru" oleh Dwi Putro X Nawa Tunggal (DPNT) diselenggarakan di Jogja Gallery, Jalan Pekapalan No. 7, Alun-Alun Utara, Yogyakarta, dari tanggal 12-22 Oktober 2021 mendatang.

Dalam pameran ini, menyuguhkan karya mengagumkan dari Dwi Putro atau yang akrab disapa Pak Wi, penderita gangguan mental yang telah menghasilkan ribuan karya, berkolaborasi dengan sang adik, Nawa Tunggal sebagai pemberi gagasan, merangkai cerita, juga membuat judul.

Nawa Tunggal menceritakan, sang kakak telah mengalami gangguan pendengaran dan kesulitan berbicara serta merangkai kata-kata sejak kelas 3 SD. Kondisinya kemudian memburuk dan sering mengamuk tanpa sebab.

Pak Wi sempat menggelandang sepeninggal sang ayah (1996) dan ibu (1997). Bahkan ia sering mengamuk, memukul adiknya, dan memunguti puntung rokok di jalanan.

Nawa kemudian memperkenalkan Pak Wi pada dunia lukis yang ternyata membesarkan namanya hingga saat ini.

Melukis pada awalnya merupakan salah satu sarana terapi bagi Pak Wi serta aktivitasnya sepanjang hari.

Pada tahun 2007 Nawa mendapat motivasi dari seorang seniman, Samuel Indratma, di Yogyakarta untuk menghadirkan karya-karya Pak Wi di ruang publik. Berbagai kegiatan dan pameran dijalani.

Akhirnya, pameran-pameran diikuti di Yogyakarta, Jakarta, Bali, Bandung, hingga ke Jepang.

"Pak Wi ini saya katakan energinya berlebih, luar biasa kuat. Dia bahkan pernah meraih piagam Rekor MURI sebagai pemecah rekor penderita gangguan mental yang berhasil melukis sepanjang 88 meter pada 2013 silam, melukis wayang purwa dalam kisah Mahabharata yang diselesaikannya dalam waktu 4 hari 15 jam 40 menit," kata Nawa Tunggal, Senin (11/10).

Lebih lanjut Nawa mengatakan, tidak mudah untuk menyatakan ungkapan perasaan terkait literasi yang diangkat melalui pameran DPNT Abnormal Baru.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved