Breaking News:

Ratusan Santri Ponpes Baitussalam Prambanan Terima Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Vaksinasi santri ini akan mendukung percepatan vaksinasi di Kabupaten Sleman khususnya dan DIY pada umumnya.

dok.istimewa
Santri Ponpes Baitussalam Prambanan menerima vaksinasi Covid-19 dosis kedua, Senin (11/10/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Guna mempercepat tercapainya kekebalan kelompok atau herd immunity, Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman merampungkan proses vaksinasi Covid-19 massal bagi santri/pelajar Pondok Pesantren Modern Baitussalam Prambanan, Senin (11/10/2021).

Koordinator Binda DIY, Adi Riyanto, menjelaskan pemberian vaksinasi Covid-19 dosis pertama telah diberikan pada 13 September 2021 lalu.

Adapun kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI, Joko Widodo, yang menargetkan pada Desember 2021 mendatang vaksinasi harus tuntas 100 persen.

Lebih lanjut ia menerangkan, vaksinasi santri ini akan mendukung percepatan vaksinasi di Kabupaten Sleman khususnya dan DIY pada umumnya.

"Di Sleman sendiri kegiatan vaksinasi per hari rata-rata 8 ribu dosis, sehingga harapannya hingga November 2021 sudah bisa 100 persen untuk dosis pertama," ujar Adi Riyanto.

"Kemarin kita hitung kalau di Kota (Yogyakarta) vaksinasi sudah 90 persen, jadi di tingkat nasional, DIY itu sudah di urutan keempat dengan kira-kira 84 persen, jadi kalau hitung-hitungan vaksinasi DIY Insya Allah bisa mencapai target," tambahnya.

Adi juga mengatakan vaksinasi pelajar ini juga untuk mendukung kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah tersebut, dan lainnya yang sudah mendapat serbuan vaksinasi Binda DIY.

Sebab, vaksinasi pelajar menjadi syarat dimulai pembelajaran luar jaringan itu.

"Kalau tatap muka di Sleman baru tanggal 4 Oktober, sementara Kota (Yogyakarta) sudah, jadi dengan vaksinasi ini, target tatap muka tercapai dan herd immunity juga tercapai," katanya.

Di samping itu, melalui percepatan vaksinasi Covid-19 diharapkan dapat menurunkan level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di DIY ke level 2 dari saat ini yang masih level 3, agar berbagai sektor dapat kembali berjalan dan ekonomi menggeliat.

"Harapan dari BIN agar secepatnya kita kembali ke awal, ke normal, semua bisa menggeliat, masyarakat sudah bisa berusaha kembali, dan harapan untuk Indonesia Sehat Indonesia Hebat tercapai," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, kepala SMA IT Baitussalam, Komarudin, mengatakan Ponpes Modern Baitussalam mendapat jatah vaksin sebanyak 1.500 dosis, yang pada pelaksanaan vaksinasi pertama kepada sebanyak 750 orang, dan dosis kedua 750 orang yang dilaksanakan pada 11 Oktober ini.

"Vaksinasi di pondok ini tidak hanya diikuti santri-santri dan guru-guru saja, tetapi juga diikuti masyarakat sekitar, baik masyarakat umum juga pelajar SMA Negeri Prambanan, terima kasih kepada BIN yang membantu mengadakan vaksinasi di tempat kami," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved