Breaking News:

Sport

Tim Voli Pasir DIY Putri Persembahkan Dua Medali di PON XX Papua

Dua tim voli pasir putri DI Yogyakarta tambah koleksi medali perak dan perunggu bagi DIY di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Tim voli pasir putri DIY 1, Maria Dwiningtyas (kiri) dan Yokebed Purari Eka Setyaningrum setelah menerima medali perak di PON XX Papua. 

TRIBUNJOGJA.COM - Dua tim voli pasir putri DI Yogyakarta tambah koleksi medali perak dan perunggu bagi DIY di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

Medali perak itu dipersembahkan oleh pasangan Yokebed Purari Eka Setyaningrum dan Maria Dwiningtyas, dan medali perunggu oleh pasangan Sari Hartati dan Bernadetta Shella Herdanti 

Bermain di Lapangan Bola Voli Pasir Koya Koso, Jayapura, Minggu (10/10/2021) tim DIY 1 yang diperkuat oleh Maria Dwiningtyas dan Yokebed Purari Eka Setyaningrum harus meredam ambisi untuk meraih peringkat pertama di partai final setelah dikandaskan oleh wakil NTB yang diperkuat oleh Desi Ratnasari dan Allysa Mutakhara.

Pada pertandingan itu, kedua tim bermain selama tiga set, pada babak pertama DIY 1 harus lebih dulu menelan kekalahan denganskor 21-17, baru pada babak kedua tim DIY 1 berupaya keluar dari tekanan hasilnya positif menang dengan skor 21-17.

Baca juga: Atlet Pencak Silat DIY Masuk Final PON XX Papua

Namun tim DIY 1 tak bisa membendung keterampilan tim NTB 1 yang mampu membuat DIY 1 kandas dengan skor tipis 13-15.

Atlet voli DIY, Maria Dwiningtyas meminta maaf kepada seluruh masyarakat DIY karena pada kesempatan kali ini belum dapat membawa medali emas di cabor voli pasir putri.

Pasalnya target tinggi voli pasir putri DIY memang untuk meraih medali emas pada ajang olahraga multievent kali ini.

"Saya pribadi meminta maaf karna blm bisa memberikan emas untuk DIY," katanya saat dihubungi Tribun Jogja, Minggu (10/10/2021).

Tyas, panggilan akrabnya, mengungkapkan jika faktor kekalahan kali ini karena pengalaman dari tim NTB 1 sudah lebih jauh lebih di atas tim DIY 1.

"Pertandingan sore tadi berjalan dengan ketat dimana kami tim DIY 1 harus berhadapan dengan tim NTB 1 yang mana keduanya adalah pemain nasional voli pantai indonesia. Mungkin karena faktor pengalaman itu kita kita bisa kalah. Keduanya merupakan atlet tim nasional jadi mereka sudah sering bertanding melawan tim luar negeri," tukas perempuan yang juga mahasiswi Universitas Atmajaya Yogyakarta itu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved