Breaking News:

Jawa

Pemkab Magelang Sebut Kepemilikan Scan PeduliLindungi untuk Pelaku Wisata yang Memiliki CHSE

Pertimbangan kepunyaan sertifikat CHSE untuk scan barcode PeduliLindungi untuk memastikan pelaku wisata tervalidasi menjalankan protokol kesehatan.

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kabupaten Magelang 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disporapar) Kabupaten Magelang menyebutkan kepemilikan scan barcode aplikasi PeduliLindungi.id diutamakan bagi pelaku wisata yang sudah memiliki sertifikasi CHSE.

Dinas Disporapar Kabupaten Magelang, Slamet Achmad Husein menuturkan, saat ini wilayah Kabupaten Magelang sebanyak 24 pelaku wisata yang sudah tersertifikasi Kemenparekraf itu.

"Diutamakan untuk yang sudah tersertifikasi. Saat ini, untuk kelompok  hotel ada sebanyak 8 unit, homestay 7 unit, restoran 4 unit, dan daya tarik wisata 5 unit," terangnya pada Minggu (10/10/2021).

Ia menambahkan,  pertimbangan kepunyaan sertifikat CHSE untuk scan barcode PeduliLindungi.id. untuk memastikan pelaku wisata tervalidasi menjalankan protokol kesehatan dengan baik.

Sehingga, ketika nantinya wisata di Kabupaten Magelang dibuka semua lininya sudah siap.

"Kegunaan sertifikasi CHSE menjadi patokan untuk melihat kesiapan pelaku wisata dalam menerapkan wisata yabg sehat," ungkapnya.

Sementara itu, pihaknya pun mendorong bagi pelaku wisata lain untuk memproses kepemilikan sertifikat CHSE

Melalui penyuluhan sosialiasi dan pelatihan untuk peningkatan sumber daya manusia.

"Kami terus mendorong pelaku wisata lain , untuk memiliki sertifikat CHSE. Karena, sertifikat ini menjadi salah satu persyaratan penting untuk layak atau tidaknya pelaku wisata bisa beroperasi," urainya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved